RembangTerkini

Usai Dilantik, Ini Komitmen Tiga Kepala Dinas Baru

Rembang,kalasela.id- Tiga Kepala Dinas baru  hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkab Rembang 2023 telah dilantik Bupati Rembang Abdul Hafidz di aula lantai IV Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, Jum’at (1/9/2023).

Maryosa dilantik menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU). Sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas DPTARU dan Pelaksana Tugas (Plt) Kadinas.

Budiyono dilantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Rembang.

Camat Sulang Ika Himawan Affandi dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Tiga nama tersebut merupakan tiga terbaik hasil penilaian dari Panitia seleksi (Pansel). Kemudian  Bupati Rembang Abdul Hafidz memilih salah satu yang terbaik.

Usai pelantikan Maryosa Kepala DPUTARU mengungkapkan akan fokus tentang peningkatan ruas jalan yang lebih baik agar memperlancar mobilitas dan perekonomian warga. Selanjutnya menyelesaikan revisi RTRW ( Rencana Tata Ruang Wilayah).

Baca Juga : Daftar Lengkap Kepala Dinas, Camat Hingga Kasubbag Yang Baru Saja Dilantik Bupati Rembang

“InsyaAllah kita akan selesaikan Rencana Detail Tata Ruang ( RDTR )nya. Jadi nanti para calon investor bisa langsung terkonek sistem OSS (Online Single Submission atau Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik)
, karena sekarang masih manual sehingga investor leluasa mengembangkan investasinya, ” jelasnya.

Sementara itu Kepala DLH baru Ika Himawan menyebut akan membuat Rencana Strategis (Renstra) sesuai Visi dan Misi Bupati. Tentunya perihal isu- isu strategis tentang lingkungan hidup.

“Tentang pencemaran, tentang limbah berbahaya , terutama kita ini pengelolaan sampah. Jadi nanti kita mencoba membenahi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Landoh , kita sudah hampir 10 tahun tidak mendapatkan adipura, nanti kita benahi semua mohon doanya tahun depan dapat adipura, ” tegasnya.

Sedangkan Budiyono  menuturkan tantangan DPMPTSP ke depan luar biasa, dampak setelah pandemi covid-19 masih terasa khususnya terkait investasi. Sehingga tugas besar yakni meningkatkan realisasi investasi.

“Butuh kebijakan strategis untuk meningkatkan realisasi investasi. Tahun ini sebenarnya target dari pemerintah pusat kira- kira Rp. 1,2 trilliun, ” ungkapnya.

Ditambahkannya keberadaan Mall Pelayanan Publik (MPP) harus semakin bermanfaat bagi masyarakat. Pihaknya akan berupaya melakukan inovasi agar MPP semakin dirasakan manfaatnya.

Lebih lanjut Budiyono mengungkapkan bahwa DPMPTSP, DPUTARU dan DLH memiliki keterkaitan fungsi. Ketiganya akan bersinergi memberikan manfaat Rembang.

“Tiga OPD ini ada korelasinya, terkait investasi sebenarnya menjadi upaya kita untuk menaikan realisasi investasi, ada tata ruang, persetujuan bangunan di sana, ada sertifikan layak fungsi , kemudian di DLH ada amdal , jadi ini memang sebuah kolaborasi yang cukup tepat, ” tandasnya.
(Mcs/Ism)

 

Abdul  Hafidz meminta para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru cepat menyesuaikan tugas pokok dan fungsinya. Capaian  kinerjanya bisa diukur dari  dari Rancanangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Contohnya DPUTARU targetnya 80 persen jalannya harus baik, maka dia harus bekerja keras menuju itu. DPMPTSP, target misalkan harus ada investasi sampai 10 triliun dia harus kejar itu, DLH bagaimana emisi turun dan lingkungan bersih, jadi RPJMD harus dibuka terus, jika jalan belum 80 persen baik maka harus ada inovasi, ” tandasnya. (Mcs/Ism)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427