RembangTerkini

Tradisi Grebeg Perayaan Syawalan Rembang Meriah

Rembang, Kalasela.id – Berita Rembang, Tradisi grebeg syawalan Kabupaten Rembang sukses menyedot perhatian pengunjung. Acara tahunan ini berlangsung dengan diawali rangkaian kirab gunungan. Disambung pentas tari syawalan, pencak silat, thong-thong lek dan seni barongan.

Kirab grebeg kupatan dimulai pukul 09.30. Start dari halaman kantor bupati. Dengan membawa  gunungan kupat, lepet, jagung dan terong yang ditandu. Jalan kaki menuju TRP Taman Kartini, Rembang.

Gunungan ditandu perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Disusul penari syawalan.

”Per tanggal 29 April 2023 kunjungan di Kabupaten Rembang mencapai 93 ribu. 4 kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kita asumsikan sekira 110 ribu sampai puncak. Kalau 1 orang bawa 100 ribu sudah Rp 11 miliar. Jika bawa Rp 200 ribu sudah Rp 22 miliar disebar di tempat wisata. Bayangkan dalam tempo seminggu,” ungkap Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisa (Dinbudpar), Kabupaten Rembang, Mutaqin menambahkan, di samping  namanya grebeg syawalan, di Rembang terkenal kupatan. Selain pentas tari namanya syawalan.

”Memberikan bukti perwujudan rasa syukur kami setelah lebaran idul fitri dan melaksanakan ibadah puasa dengan adanya lambang kupat lepet. Kupat artinya ngaku lepat. Kemudian lepet disilep, biar rapet. Artinya antar kita sudah saling memaafkan. Tidak ada dosa diantara kita. Sekaligus merupakan wujud rasa syukur terhadap rejeki yang diberikan tuhan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427