TerkiniTips & Trik

Tips dan Pantangan Memilih Jurusan Kuliah Untuk Generasi Gen Z 2023

Rembang, Kalasela.id – Bagi generasi Gen Z pasti memilih jurusan adalah sebuah pilihan yang sulit, apalagi banyak faktor untuk menentukan jurusan mana yang nantinya kita ambil. Pemilihan jurusan itu lah yang nantinya langkah awal kita untuk menentukan kemana kita akan berkerja.

Pasti kalian bertanya-tanya “Jurusan mana yang seharusnya saya ambil?” Pertanyaan seperti ini barangkali cukup sering berdengung di benak kita, Gen Z yang akan masuk kuliah. Memilih jurusan kuliah memang bisa menimbulkan kegalauan tersendiri.

Ada berapa sebenarnya jurusan kuliah yang ada? Bagaimana cara menentukan jurusan kuliah yang tepat?, Nah langsung saja kita bahas .

Jurusan Mana yang Seharusnya Saya Ambil?

Pasti pertanya pertama kalian adalah  “jurusan mana yang seharusnya saya ambil?” Sebelum menjawab, ada baiknya kita cermati dulu bagaimana pertanyaan ini muncul.

Sebagian kita memang tak tahu sama sekali apa saja ragam pilihan jurusan kuliah yang ada. Sebagian lagi sudah memiliki beberapa pilihan jurusan kuliah, namun sedang bingung menentukan jurusan apa yang diambil. Dan, ada pula yang galau ketika harus menentukan antara jurusan kuliah pilihan Ortu atau pilihan diri sendiri.

Memang benar kalian dikondisin yang berbeda .Namun apapun latar belakang yang menimbukan pertanyaan “Jurusan mana yang seharusnya saya ambil,” 9 tips di bawah ini bisa membantumu menemukan jawaban

1. Pahami Bakat dan Minat

Ketika dihadapkan pada sekian daftar jurusan kuliah yang harus dipilih, baik dari Ortu ataupun pilihan diri sendiri, kita membutuhkan alasan yang tepat untuk memilih. Cara memilih jurusan kuliah tentu berbeda dari cara kita memilih menu makanan atau tema ponsel, misalnya.

Saat bosan dengan tema ponsel A, kita bisa menggantinya dengan tema B. Tapi bagaimana dengan jurusan kuliah? Saat kita merasa salah pilih jurusan kuliah, akankah kita berganti jurusan dengan mudah? , tentu tidak.

Itulah sebabnya, kita perlu tahu apa minat dan bakat yang kita miliki. Pengetahuan inilah yang dapat membantu kita menentukan jurusan kuliah. Pemahaman yang baik akan diri sendiri inilah yang dapat membuat kita bertahan menghadapi berbagai tantangan saat belajar tentang ilmu dan skills baru di bangku kuliah nanti.

2. Lakukan Riset Jurusan-Jurusan Kuliah yang Dipilih

Jka Anda tidak tahu jurusan apa yang ingin Anda ambil. Ya, lakukan riset terlebih dahulu. Cari tahu tentang sebanyak mungkin pakar perguruan tinggi. Cari tahu lebih banyak tentang setiap mata pelajaran, peluang untuk alumni dan hal penting lainnya yang harus Anda ketahui.

Belajar dan Bandingkan – Bandingkan daftar perguruan tinggi Anda. Dapatkan semua faktanya. Langkah-langkah ini dapat membantu Anda memilih perguruan tinggi. Cara ini juga bisa digunakan ketika kita memiliki daftar perguruan tinggi yang bisa dipilih, entah itu pilihan kita sendiri atau “rekomendasi” orang tua. Mungkin butuh waktu, tapi itu pasti sepadan.

3. Konsultasi dengan Orang Dekat Berpengalaman/ Profesional di Dunia Kerja

Diskusikan berbagai pilihan jurusan kuliah yang ada saat ini dengan ahlinya, misalnya psikolog pendidikan atau diskusi dengan seseorang yang dekat denganmu juga dapat mengurai benang kusut di kepala. Mereka yang memiliki pengalaman dan kapasitas dapat memberi kita sudut pandang dan pengetahuan baru yang fresh.

Lebih baik lagi bila kita dapat mengombinasikan dua cara memilih jurusan kuliah ini bersamaan. Gunakan hasil riset sebagai bahan diskusi. Bukankah hasilnya akan lebih baik?

4. Pahami Keuntungan dan Konsekuensi Pilihan

Ingatlah, tidak ada yang sempurna. Begitu juga dengan jurusan kuliah. Bisa jadi jurusan kuliah A sesuai dengan minatmu, tapi prospek kerjanya terbilang kurang menarik. Atau sebaliknya, ada jurusan kuliah B yang bidang ilmunya kurang menarik, tapi kemampuanmu cukup baik di situ.

Sebaik apapun pilihan yang kita coba ambil, tetap akan ada kekurangan di situ. That’s why, mengetahui konsekuensi dari pilihan jurusan kuliah yang diambil itu penting. Jangan cuma dilihat sisi positif atau keuntungannya saja ya.

Pantangan Saat Memilih Jurusan

Tak cukup dengan tiga poin penting di atas, kita juga harus memperhatikan empat pantangan berikut ini saat memilih jurusan kuliah. Nah, kenapa tak dikombinasikan saja dua cara memilih jurusan kuliah ini, Yuk, ketahui dulu apa saja pantangannya.

1. Jangan memilih jurusan kuliah hanya karena prospek masa depan

Pernahkah anda mendapatkan saran untuk memilih jurusan kuliah ? seperti Jurusan Akuntansi, Aktuaria, Bea Cukai maupun jurusan-jurusan kuliah lain yang terkait dengan keuangan sering dianggap berprospek cerah.

Beberapa jurusan memang membekali kita dengan ilmu, kemampuan, dan kecakapan untuk menyandang profesi tertentu – seperti akuntan, aktuaris, atau pegawai bea cukai pada contoh diatas. Tetapi bukan berarti kemampuan pada bidang tersebut itulah yang semata-mata membuat kita mendadak sukses dimasa depan.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan karier seseorang. Jurusan kuliah dan prospek yang ditawarkannya tak sesederhana penambahan bilangan bulat. Memilih jurusan kuliah yang membuat orang lain tampil mentereng takkan serta merta membuat masa depan kita sama cerah berkilaunya.

 2. Jangan terpaku pada nilai pelajaran saja

Apa mata pelajaran yang paling anda sukai di sekolah? Mata pelajaran apa yang nilainya rata-rata bagus? Misalnya mata pelajaran tersebut Matematika, apakah anda Pintar akan memilih kuliah di Jurusan Matematika?

No, it’s not that simple. Ternyata Matematika digunakan juga di Jurusan Aktuaria dan Statistika, misalnya. Bahkan, ada pula Jurusan Pendidikan Matematika. Pilihan jurusan kuliahmu tidak terbatas pada Jurusan Matematika di FMIPA, S!

Salah satu cara menentukan jurusan kuliah memang dengan mempertimbangkan nilai pelajaran di sekolah. Nilai sekolah sering dijadikan acuan saat kita harus menentukan jurusan kuliah. But it’s not the only one.

3. Jangan abaikan bakat dan minat diri

Kembali pada contoh diatas. Hanya karena nilai Matematikamu selalu sempurna, misalnya, anda memilih Jurusan Pendidikan Matematika. Padahal, mahasiswa jurusan pendidikan lebih banyak belajar tentang teori-teori mengajar daripada mahasiswa ilmu murni Jurusan Matematika.

Nah, pertanyaannya, apakah anda Pintar suka mengajar? Atau, anda lebih suka menyelami Matematika murni? Bagaimana dengan Matematika terapan? Dari sekian pilihan tersebut, mana yang lebih sesuai dengan bakat dan minatmu

Mengenali bakat dan minat diri menjadi cara memilih jurusan kuliah yang cukup penting. Sayangnya, seperti telah disebutkan diawal, tak setiap kita sudah mengenali diri sendiri dengan cukup baik. Pada saat seperti inilah tes jurusan kuliah, seperti Tes Penjurusan Aku Pintar, berperan sebagai salah satu cara memilih jurusan kuliah yang tepat.

4. Jangan asal ikut-ikutan teman

Tahukah Jika, 87% mahasiswa Indonesia merasa salah jurusan. Banyak diantara mereka yang merasa salah jurusan justru pada semester-semester akhir, setelah melewatkan dua-tiga tahun kuliah. Sayang sekali bila harus mengulang kuliah dan menjadi mahasiswa baru lagi, bukan?

Bahkan 52% karyawan mengaku bahwa jika bisa memutar waktu, mereka akan memilih jurusan kuliah yang berbeda. Apakah mereka dulu bingung memilih jurusan kuliah? Atau, mereka dulu menentukan jurusan kuliah hanya dengan mengikuti pilihan teman-temannya?

Makanya, pilih jurusan kuliahmu sendiri ya. Tak perlu khawatir kehilangan teman karena nantinya akan ada teman-teman baru saat kuliah.

Masih kalut menentukan jurusan kuliah? Ada banyak referensi tentang tips memilih jurusan kuliah yang bisa memperkaya kita dengan sudut pandang berbeda. Yang pasti, jangan mengisi pilihan jurusanmu hanya agar sama dengan temanmu ya. Dare to be yourself!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427