OpiniRembangRembang Hari Ini

Siap-siap Merelokasi Pasar Rembang

Acara Sarasehan Wawasan Kebangsaan yang digelar pada tanggal 26 Oktober 2022 di Pendopo Kabupaten Rembang diawali dengan sambutan Bupati Rembang. Pada kesempatan itu, Pak Hafidz menyampaikan pesan kepada para Pemuda untuk turut serta memajukan Rembang melalui berbagai kegiatan terutama dalam bidang perekonomian. Berdasarkan data dari BPS Rembang, pertumbuhan ekonomi Rembang terus mengalami peningkatan. Hal itu dilihat dari jumlah UMKM yang tumbuh pesat pasca pandemi Covid-19. Beliau menambahkan bahwa saat ini Rembang telah bersiap untuk melakukan lompatan besar di bidang perekonomian.

Baca Juga : PEMKAB Rembang Gelar Acara Hari Sumpah Pemuda Ke-94

Beberapa proyek strategis telah disusun dan dikerjakan mulai dari perbaikan jalan, perbaikan Alun-alun Kota, revitalisasi Taman Kartini dan pemindahan Pasar Rembang Kota. Khusus untuk pemindahan alias relokasi Pasar Rembang Kota, Pemkab terus melakukan komunikasi secara intens dengan para pedagang juga masyarakat sekitar kawasan Pasar. Menurutnya Pemkab telah siap secara administrasi dan juga teknis terkait proyek strategis ini, dan hanya menunggu kesiapan dan persetujuan masyarakat sekitar juga pedagang.

Lebih lanjut, beliau sangat mengharapkan nantinya dengan relokasi Pasar akan meningkatkan perputaran roda perekonomian Rembang. Pasalnya kondisi Pasar Rembang saat ini sangat memprihatinkan. Pasar Rembang saat ini mengalami over kapasitas sehingga banyak pedagang yang memakai bada jalan untuk berjualan dan tempat Parkir kendaraan. Kodisi tersebut tak jarang menyebabkan kemacetan terjadi di sepanjang jalan mengelilingi pasar. Selain itu, banyak bangunan ruko yang mengalami kerusakan berat dan sanitasi pasar yang buruk.

Foto Pasar Rembang oleh Suara Merdeka

Rencana relokasi pasar ini patut mendapatkan apresiasi karena memang sudah saatnya Rembang memiliki lingkungan Pasar yang lebih bersih, nyaman, dan tertata. Lagi pula dengan Pasar baru yang dibangun berdasarkan konsep modern akan memicu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang lebih besar lagi. Terlebih lagi dengan memindahkan Pasar ke tempat baru yang lebih luas akan memberikan ruang terbuka baru di lahan bekas pasar.

Coba kita bayangkan jika 5 tahun kondisi pasar masih sama dengan yang sekarang, maka Rembang akan semakin jauh tertinggal dengan daerah di sekitarnya. Bukan tidak mungkin jika nanti semakin banyak ibu rumah tangga yang malah lebih sering pergi ke Pati atau Blora untuk berbelanja pakaian dan kebutuhan lainnya. Lalu jika semua orang berbelanja ke luar daerah, apa yang disisakan untuk Rembang? Tentu kita tidak mau jika Rembang  terus terusan kalah bersaing dan menjadi daerah miskin di Provinsi yang katanya miskin. -MHZ-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427