LifestyleTips & Trik

Screen Time yang Aman bagi Anak Prasekolah

Kalasela.id– Di era digital ini, gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tak terkecuali bagi anak-anak, termasuk anak prasekolah. Paparan teknologi sejak dini menghadirkan berbagai manfaat, seperti akses informasi edukasi, stimulasi kognitif, dan pengembangan kreativitas. Namun, terlalu banyak screen time dapat membawa dampak negatif bagi perkembangan anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami batas waktu layar yang aman bagi anak prasekolah.

Berapa Lama Batas Screen Time yang Aman?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), batas screen time yang aman untuk anak prasekolah usia 3-5 tahun adalah maksimal 1 jam per hari. Semakin sedikit, semakin baik.

Penting untuk diingat bahwa batasan waktu ini adalah maksimal, bukan minimal. Sebaiknya, prioritaskan aktivitas non-digital seperti bermain, berinteraksi sosial, dan belajar melalui pengalaman langsung.

Dampak Negatif Screen Time Berlebihan pada Anak Prasekolah

Paparan layar yang berlebihan pada anak prasekolah dapat membawa beberapa dampak negatif, seperti:

  • Gangguan perkembangan kognitif

Terlalu banyak menonton TV dapat menghambat perkembangan bahasa, kemampuan belajar, dan memori anak.

  • Gangguan tidur

Cahaya biru dari layar gadget dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur. Hal ini dapat menyebabkan anak sulit tidur, tidur tidak nyenyak, dan bangun pagi dengan rasa lelah.

  • Obesitas

Kurangnya aktivitas fisik dan kebiasaan makan yang tidak sehat saat menonton TV atau bermain gadget dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak.

  • Gangguan perilaku

Paparan konten kekerasan atau tidak pantas dapat menyebabkan anak menjadi agresif, mudah marah, dan memiliki masalah perilaku lainnya.

  • Ketergantungan gadget

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat membuat anak kecanduan dan sulit lepas dari layar.

Tips Memanfaatkan Screen Time dengan Aman dan Berkualitas

Berikut beberapa tips untuk membantu orang tua memanfaatkan screen time dengan aman dan berkualitas bagi anak prasekolah:

  • Pilih konten yang edukatif dan sesuai usia

Pastikan konten yang ditonton anak memiliki nilai edukasi dan sesuai dengan tahap perkembangannya. Hindari konten yang mengandung kekerasan, pornografi, atau bahasa yang tidak pantas.

  • Menemani anak saat menonton

Luangkan waktu bersama anak saat mereka menggunakan gadget. Ini adalah kesempatan untuk berinteraksi, mendiskusikan konten yang mereka tonton, dan membantu anak memahami apa yang mereka lihat.

  • Batasi waktu menonton dalam satu sesi

Hindari menonton TV atau bermain gadget dalam waktu yang lama secara terus menerus. Berikan jeda istirahat setiap 15-20 menit untuk mencegah kelelahan mata dan menjaga fokus anak.

  • Buat aturan yang jelas dan konsisten

Tetapkan aturan yang jelas tentang kapan dan berapa lama anak boleh menggunakan gadget. Pastikan aturan ini dipahami dan dipatuhi oleh anak.

  • Jadilah contoh yang baik

Hindari menggunakan gadget secara berlebihan di depan anak. Berikan contoh penggunaan gadget yang bertanggung jawab dan seimbang.

  • Gunakan aplikasi kontrol orang tua

Manfaatkan aplikasi kontrol orang tua untuk membatasi akses anak ke situs web dan aplikasi tertentu.

  • Sediakan alternatif aktivitas non-digital

Ajak anak untuk melakukan aktivitas fisik, bermain bersama, membaca buku, atau melakukan kegiatan kreatif lainnya.

Jadi, screen time dapat menjadi alat bantu yang bermanfaat bagi perkembangan anak prasekolah. Namun, orang tua perlu bijak dalam memberikan akses teknologi kepada anak dan memastikan screen time yang aman dan bermanfaat. Dengan mengikuti panduan dan tips di atas, orang tua dapat membantu anak memanfaatkan teknologi dengan optimal tanpa membahayakan kesehatan dan tumbuh kembang mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button