RembangRembang Hari Ini

PEMKAB Rembang Adakan Kerjasama Pinjaman Lunak Dari Pegadian Untuk Pelaku UMKM Car Free Night

Rembang (Kalasela.id) – Pemkab Rembang, Jawa Tengah, menjadikan lokasi malam bebas kendaraan atau car free night di sepanjang Jalan sepanjang jalan dr.Soetomo.

Car free night diharapakan bisa menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM dalam memasarkan produk unggulan yang mereka hasilkan.Promosi itu merupakan  upaya pemulihan ekonomi cepat setelah terpuruk selama pandemi.

Kali ini Car Free Night (CFN) akan digelar kembali pada Sabtu malam . Dengan konsep yang berbeda dari gelaran perdana, CFN masih menjadi tujuan warga menghabiskan waktu akhir pekan.

Selain Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memang ada di sana, juga terdapat 15 stand produk UMKM dari tiga kelurahan sekitar, seperti Leteh, Sidowayah dan Kutoharjo. Berbagai produk pun dibeli oleh warga yang datang, mulai produk kuliner makanan, minuman dan pakaian.

Dalam CFN kali ini, ada kabar baik bagi masyarakat. Di sela- sela acara, ada sesi penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Rembang dalam hal ini Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Dindagkop dan UKM dengan Pegadaian Cabang Rembang.

Kepala Pegadaian Cabang Rembang, Mustari menjelaskan bahwa pihaknya mendapat kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp.24 milyar tahun 2022 ini. Dana untuk progam Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah yang memiliki suku bunga cukup murah yaitu 0,285 persen per bulan.

Dilangsir dari Rembangkab “Melalui program KUR syariah itu Pegadaian mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk membantu pelaku UMKM di Rembang, ” tuturnya.

Sementara itu Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro” mengapresiasi atas terselenggaranya CFN yang ke-2 ini. Disampaikannya sekali lagi bahwa event yang rencananya digelar sebulan sekali ini memang untuk mengangkat produk UMKM masyarakat.

“CFN ini bertujuan agar pelaku UMKM lebih mempunyai tempat atau lapak. InsyaAllah akan lebih banyak pembeli yang akan datang.”

Dalam sambutannya Gus Wabup juga mengharapkan para tamu undangan ikut nglarisi dagangan yang ada di stand- stand. Hal itu tentu dapat memberikan semangat warga yang telah membuat produk.

Terkait program pinjaman ultra mikro dari Pegadaian, Wabup Hanies menyebut dapat menjadi solusi alternatif untuk pelaku UMKM.

“Dengan program itu semoga bisa mendorong masyarakat dan pelaku UMKM lebih berdaya dan berdikari lagi, usahanya bisa terus berkembang lebih besar, ” tandasnya.

Pada CFN kali ini pengunjung juga menikmati hiburan pentas seni musik keroncong dan tari- tarian tradisional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button