LifestyleOpini

Orang Indonesia Kurang Piknik, Benarkah?

Rembang, Kalasela.id – Beberapa waktu lalu ramai pemberitaan bahwa orang Indonesia kurang piknik. Hal ini didasari dari data Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) yang mencatat bahwa orang Indonesia rata-rata hanya piknik 2,6 kali setahun. Angka ini masih jauh lebih rendah dibandingkan Jepang (4,7), China (5,7), dan Malaysia (10,3).

Jika yang dimaksud piknik adalah liburan ke negara lain maka ada beberapa halĀ  yang berpengaruh. Pertama, orang Indonesia lebih sering memanfaatkan jatah hari libur pada saat libur lebaran atau pada akhir tahun. Momentum mudik alias pulang kampung untuk berkumpul dengan sanak saudara dan keluarga besar menjadi alasan kuat. Bagi sebagian orang Indonesia yang sibuk dengan pekerjaan, berkumpul dengan keluarga adalah waktu yang jarang dijumpai sehingga sekalinya ada kesempatan untuk liburan maka mudik jadi pilihan.

Kedua, sebagian besar masyarakat Indonesia belum menganggap liburan sebagai hal yang penting dan harus dilakukan. Pasalnya dari jutaan orang Indonesia sebagian besar adalah masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Bagi kelompok masyarakat tersebut jangankan untuk liburan, jika ada waktu senggang maka sebanyak mungkin akan digunakan untuk bekerja. Ada sebuah ungkapan bahwa bekerja adalah liburan bagi orang-orang yang hidup pas-pasan.

Ketiga, Indonesia adalah tempat yang indah bahkan diakui oleh dunia. Untuk sekedar melepaskan penat dan lelah tak perlu jauh-jauh pergi ke negeri orang karena dari serambi rumah mereka telah tersaji keindahan gunung, hamparan sawah dan putihnya pasir pantai. Di seberang tempat kerja mereka lautan luas dan kemegahan langit sore menyambut ketika bergegas pulang menemui keluarga mereka di rumah.

Jadi benarkah orang Indonesia kurang piknik? -Mahiza-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button