PilihanTerkini

Aliando Tengah Dalam Masa Pengobatan OCD, Apa itu OCD?

Lama tak terdengar kabarnya, kini Aliando muncul dengan kabar mengejutkan. Rupanya selama ini dia sedang fokus terapi untuk mengobati OCD akut yang dideritanya. Lalu apa sih OCD?

Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah sejenis gangguan mentaln seseorang yang mengalami gangguan kecemasan yang serius. Penderita OCD mengalami pikiran yang mengganggu, berulang, dan tak terkendali, sehingga terdorong untuk melakukan sesuatu yang membuatnya lega sementara. Gangguan OCD ini ditandai dengan 2 gejala yang menonjol yaitu Obsessive dan Compulsive.

Obsessive adalah pikiran yang mendadak masuk pada otaknya, tidak masuk akal dan terus berulang, sehingga mengganggu si penderita.

Contoh pikiran obsessive adalah

  • Takut terkena kotoran dan penyakit
  • Menginginkan segala sesuatu tersusun rapi dan teratur serta sempurna
  • Takut melakukan kesalahan
  • Takut membuat kekacauan
  • Takut menyebabkan bencana atau hal-hal buruk

Pikiran-pikiran obsessive ini muncul tanpa alasan dan bertentangan dengan keinginan si pnderita. Namun ini tidak bisa dihentikan sehingga menyebabkan penderitanya cemas yang berlebihan.

Compulsive adalah perilaku berulang yang bertujuan untuk menghilangkan pikiran obsessive, seperti cemas, depresi, marah.

Contoh perilaku compulsive adalah

  • Mencuci tangan 7 kali
  • Memeriksa sesuatu bekali-kali
  • Kebiasaan menyusun barang ke arah yang sama.
  • Menghitung dengan berulang kali
  • Mengulang tanpa suara dari kata-kata tertentu

Perilaku compulsive merasa berkewajiban melakukan sesuatu yang berulang, sesuai aturan yang tepat, dan cara yang telah ditentukan. Walaupun si penderita sebenarnya tidak mau melakukannya namun mereka tidak berdaya menghentikannya. Perilaku compulsive menimbulkan kelegaan sementara tapi tidak membuatnya merasa puas atau senang sebelum pikiran yang memicu kecemasan kembali.

Akibat dari obsessive dan compulsive, dia terganggu dalam kehidupan  sosial da pekerjaan, karena banyak melakukan hal-hal yang tidak berguna atau bahkan menyakiti dan membahayakan dirinya.

Penderita OCD seringkali menyembunyikan penyakitnya dari orang-orang disekitarnya, karena malu dan takut distigma “gangguan jiwa”. Mereka tidak nyaman berada diantara banyak orang karena pikiran pikiran obsessive tersebut. Mereka mencoba mengendalikan dorongan dorongan tersebut dan berfikir masalah beres. Padahal hal ini bisa memperparah keadaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button