RembangTerkini

Nelayan Pengedar Obat Penenang Ilegal Ditangkap

Rembang,kalasela.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang berhasil meringkus   seorang pelaku  diduga mengedarkan obat penenang tanpa izin resmi. Tersangka berinisial MF ( 23), warga Kabupaten Demak ditangkap di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)  jalur Pantura Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang.

MF ditengkap saat melakukan transaksi  pil obat penenang dengan pembeli di halaman SPBU. Rupanya obat penenang ini dijual kepada para nelayan yang akan melaut mencari ikan.

Dari penggerebekan itu,  polisi mengamankan sejumlah barang bukti . Meliputi  2.786 butir pil tanpa izin edar, HP, 1 sepeda motor, uang tunai Rp 500 ribu dan struk bukti transfer pembelian obat.

Saat rilis kasus di Mapolres Rembang, Senin (14/8/2023) tersangka mengaku membeli obat secara online. MF yang berprofesi sebagai  nelayan juga mengkonsumsi obat penenang itu saat melaut. Menurut pengakuannya badan lebih relaks.

“Sehari saya minum dua butir pil. Kira-kira sudah dua tahunan ini. Rasanya lebih tenang saja, nggak mikir yang di rumah, “ tuturnya.

Pil juga dijual kepada rekan-rekannya sesama nelayan. Per klip kecil isi 10 pil, dijual Rp 15 Ribu. Tapi MF biasanya menjual pil langsung 1 kaleng. Keuntungannya pada kisaran Rp 400 – 700 Ribu setiap kaleng.

“Beberapa nelayan sering beli, temen-temen sendiri di atas kapal, “ kata MF.

Kapolres Rembang, AKBP Suryadi mengungkapkan  pelaku dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 milyar.

Kapolres  mengimbau kepada masyarakat  mewaspadai peredaran obat ilegal. Bisa saja berdampak negatif bagi kesehatan.

“Remaja-remaja yang mempunyai perilaku menyimpang diduga juga rentan mengkonsumsi pil ini. Maka kami himbau orang tua meningkatkan pengawasan, agar terhindar dari pil penenang, “ tandasnya.(Mcs/Yog)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button