Baru TahuTerkini

Mengulik Kisah Sejarah Sekuter Vespa

Awal mula gagasan untuk membuat sekuter berasal dari Enrico Piaggio. Gagasan tersebut hadir setelah melihat kondisi kota yang rusak akibat bom setelah Perang Dunia II. Piaggio memutuskan untuk membuat sebuah motor yang dapat digunakan untuk mengelilingi kota. Terinspirasi dari sepeda motor kecil yang digunakan oleh para penerjun payung selama perang berlangsung, Piaggio memutuskan untuk mengontrak Carrodaino D’Ascanio seorang Insinyur Penerbangan yang ditunjuk untuk membuat desain sekuter. D’Ascanio dengan senang menerima tawaran dari Piaggio dan segera memikirkan desain sekuter yang “pas”. Sang desainer memanfaatkan pekerjaannya di bidang aeronautika untuk membuat desain sekuter. Tuas persneling diletakkan di stang untuk memudahkan perpindahan dan menciptakan bodi seperti pesawat yang mampu meyerap tekanan. Desain roda disempurnakan agar lebih mudah diganti ketika bocor. Agar tidak mengotori pakaian, cara kerja sekuter dikemas dengan cerdik dalam panel yang elegan.

Tahun 1946 Piaggio mulai berproduksi dengan model 98. Setelah itu model 125cc yang lebih besar dari sebelumnya lahir dan menembus 10.000 unit penjualan dalam kurun waktu dua tahun. Empat belas tahun kemudian, dua juta sekuter habis terjual dan menjadi catatan bersejarah dalam perjalanan motor. Berbagai pujian diberikan pada sekuter yang memiliki daya tarik retro dan desain yang sederhana tersebut.

Salah satu negara pertama di luar Italia yang menggunakan Vespa adalah Inggris. Di tahun 60-an Vespa hadir dalam perkembangan mode di Inggris dengan tampilan gaya fungky, Setelan chick dan parka menjadi fesyen untuk berkendara menggunakan Vespa. Melihat daya tarik Vespa yang cukup diminati di Inggris Piaggio mengembangkan jaringannya ke seluruh Eropa.

Vespa masuk ke Indonesia tercatat pada tahun 50-an dengan model Vespa 150 dan Vespa 125. Masyarakat mulai menggandrungi Vespa sejak Kontingen Garuda Tentara Nasional Indonesia yang bertugas di Kongo mendapat tanda penghormatan berupa Vespa Kongo. Vespa tersebut kemudian menjadi incaran para pecinta Vespa. Di tahun 1970-an beberapa model Vespa seperti Sprint 150cc, Super 150cc, Spesial 90cc menjadi symbol gaya klasik yang melekat di banyak hati orsng. Bahkan, model tersebut menjadi incaran para kolektor dan bisa dibeli dengan harga fantastis apabila kondisinya masih bagus.

Vespa Excel 200cc dan Vespa Spartan 200cc mendapat predikat sebagai Dua model mesin besar di Indonesia di tahun 1980-an. Penggemar Vespa Klasik masih mengincar dua model tersebut hingga saat ini. Vespa dengan model starter elektrik dan trasmisi otomatis hadir untuk pertama kali pada tahun 1990-an. Fitur tersebut terdapat pada Vespa dengan model Corsa, pelopor sepeda motor matic di Indonesia sebagai peralihan dari Vespa Klasik ke Vespa Modern.

Tiga model Vespa ET yakni Vespa ET4, Vespa ET ]2, dan Vespa ET2 Injeksi menjadi penanda hari jadi Vespa yang ke 50 tahun. Model basis dari Vespa Ferarri Limited Edition yang didesain khusus untuk Tim Ferarri saat menjadi juara dunia Formula 1 ada pada model Vespa ET4. Mesin yang digunakan pada jenis Vespa ET4 adalah mesin 4-tak bertrasminsi full otomatis.

Piaggio resmi hadir di Indonesia pada tahun 2011 untuk memberi pelayanan secara maksimal kepada pecinta Vespa di Indonesia. Produk yang dikenalkan pada tahun tersebut adalah Vespa LX 150 2v dan Vespa S 150 2v. Vespa dengan model GTS 250 diluncurkan pada tahun 2012 dengan jajaran mesin yang luas. Desain klasik pada Vespa PX 150 juga diperkenalkan pada tahun 2012. Model Vespa GTS 300 di Indonesia menjadi mesin terbesar di Indonesia sekitar tahun 2017. Di tahun 2019 dunia kolektor Vespa di Indonesia digemparkan dengan model Primavera Sean Wotherspoon hasil kolaborasi desainer ternama Sean Wotherspoon dengan Vespa.

Trend Vespa saat ini semakin berkembang pesat, ditambah dengan adanya komunitas para pecinta Vespa. Tidak hanya kaum laki-laki yang mengandrungi Vespa, namun banyak kaum perempuan milenial yang menggendarai Vespa sebagai bentuk kecintaannya terhadap fesyen dunia otomotif.

 

Sumber:

https://www.walkaboutflorence.com/blog/the-history-of-italys-most-famous-cultural-icon-the-vespa

https://thesmedia.id/posts/the-story-of-vespa-motorcycles-in-indonesia

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button