Lifestyle

Mengenal “Afternoon Slump” alias Rasa Kantuk di Jam 3 Sore

Kalasela.id – Apakah kamu sering merasakan kantuk dan kesulitan untuk tetap fokus sekitar jam 3 sore? Jangan khawatir, kamu tidak sendirian. Banyak orang mengalami apa yang dikenal sebagai “afternoon slump” atau kantuk di jam 3 sore. Fenomena ini bermula dengan penurunan tiba-tiba energi dan keinginan kuat untuk tidur sejenak. Meskipun kamu mungkin cenderung menyalahkan beban kerja atau kurang tidur, sebenarnya ada penjelasan ilmiah di balik kelelahan di sore hari ini.

Ritme Sirkadian: Jam Biologis Tubuh Kita

Penyebab utama dari “afternoon slump” terletak pada jam biologis tubuh kita, yang dikenal sebagai ritme sirkadian. Ritme sirkadian adalah siklus alami tidur-bangun selama 24 jam yang mengatur berbagai proses fisiologis dalam tubuh, termasuk tidur dan kewaspadaan. Ritme ini diatur oleh suatu daerah di otak yang disebut inti suprakiasmatik, yang merespons isyarat lingkungan seperti cahaya dan kegelapan.

Tubuh kita diprogram untuk mengalami dua penurunan energi selama siklus 24 jam: satu pada malam hari, sekitar jam 2 hingga 4 pagi, dan lainnya pada siang hari, biasanya antara jam 1 hingga 3 sore. “Afternoon slump” adalah hasil dari penurunan alami ritme sirkadian kita yang terjadi sekitar 8 jam setelah kita bangun tidur.

Hormon dan “Afternoon Slump”

Hormon memainkan peran penting dalam siklus tidur-bangun kita dan berkontribusi pada “afternoon slump”. Salah satu hormon penting yang terlibat dalam proses ini adalah melatonin. Melatonin sering disebut sebagai “hormon tidur” karena membantu mengatur tidur dengan membuat kita merasa kantuk dan siap untuk tidur.

Sekitar jam 3 sore, kadar melatonin dalam tubuh kita mulai meningkat, menyiapkan kita untuk tidur. Kenaikan melatonin ini dapat menyebabkan penurunan kewaspadaan dan konsentrasi, membuat kita merasa ngantuk dan butuh istirahat.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi “Afternoon Slump”

Sementara ritme sirkadian dan perubahan hormon menjelaskan kecenderungan alami untuk merasa kantuk pada jam 3 sore, beberapa faktor lain dapat memperburuk “afternoon slump”. Beberapa faktor ini antara lain:

  1. Kualitas dan Durasi Tidur: Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk di malam hari dapat memperkuat kelelahan di siang hari, termasuk kantuk di jam 3 sore.
  2. Pola Makan dan Nutrisi: Mengonsumsi makanan berat dan kaya karbohidrat saat makan siang dapat menyebabkan penurunan energi setelah makan dan berkontribusi pada “afternoon slump”.
  3. Gaya Hidup Kurang Aktif: Kurangnya aktivitas fisik sepanjang hari dapat menyebabkan penurunan aliran darah dan energi yang berkurang.
  4. Stres dan Kelelahan Mental: Tingkat stres yang tinggi dan kelelahan mental dapat menguras cadangan energi kita dan memperkuat perasaan lelah.

Tips Mengatasi “Afternoon Slump”

Beruntungnya, ada beberapa strategi untuk mengatasi “afternoon slump” dan tetap produktif sepanjang hari:

  1. Prioritaskan Kualitas Tidur: Usahakan tidur selama 7-9 jam yang tidak terganggu setiap malam dan tetapkan jadwal tidur yang konsisten.
  2. Pilih Makanan Seimbang: Pilih makan siang yang bergizi dan seimbang, termasuk protein, lemak sehat, dan sayuran, untuk menjaga tingkat energi.
  3. Istirahat Sejenak: Sisipkan istirahat singkat atau berjalan cepat selama hari untuk meningkatkan aliran darah dan menyegarkan pikiran.
  4. Tetap Terhidrasi: Dehidrasi dapat menyebabkan rasa lelah, jadi minumlah cukup air sepanjang hari.
  5. Hindari Kafein Berlebihan: Meskipun kafein bisa memberikan dorongan energi sementara, konsumsi berlebihan dapat mengganggu pola tidur kamu.
  6. Kelola Stres: Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam untuk mengurangi stres.

Demikianlah penjelasan mengenai “afternoon slump” alias kantuk di jam 3 sore. Mengalami kantuk di jam 3 sore adalah hal yang umum . Meskipun mungkin sulit untuk sepenuhnya menghindari “afternoon slump”, dengan mengadopsi gaya hidup sehat,kamu dapat mengurangi efeknya dan tetap berenergi untuk meningkatkan produktivitas sepanjang hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button