Tips & TrikUmum

Mengapa Laptop Kita Bisa Cepat Panas?

Keluhan laptop panas hampir pasti dialami mereka yang menggunakan laptop yang usianya lebih dari 3 atau 4 tahun. Tapi sayangnya itu bukan satu-satu penyebab mengapa laptop cepat panas. Ada beberapa hal lain yang memberikan sumbangsih nyata terhadap penurunan performa laptop dan naiknya suhu.

Mengapa laptop bisa terasa panas?

Laptop panas penyebabnya selain umur pada debu. Mengumpulnya debu pada lubang ventilasi atau pada kipas yang ada di dalam mesin menjadi salah satu penyebab utama. Hal itu bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya adalah sering menggunakan laptop di ruangan atau area berdebu. Menggunakan laptop langsung di permukaan penuh debu seperti karpet, kasur, dan semacamnya.

Selain itu perhatikan juga masalah kelistrikan. Tidak stabilnya listrik selain bisa mempengaruhi usia batrei laptop juga bisa membuat suhu perangkat naik. Jika ini terus-terusan terjadi maka segeralah ambil tindakan sebelum laptop performanya semakin turun.

Sebenarnya ada beberapa kondisi yang cukup wajar jika kita mendapati laptop kita panas. Yakni kerja terlalu berat. Iya, jika laptop kita dipaksa mengerjakan hal-hal berat seperti render video, main game, dan semacamnya sudah barang tentu kinerja CPU akan meningkat. Ini juga bisa mengakibatkan suhu naik 10-20 derajat. Ini akan tambah parah jika ventilasi penuh debu, dan tidak ada pendingin di ruangan. Laptop bisa-bisa overheat dan mati mendadak.

Bagaimana cara menghindari laptop panas?

  1. Jangan paksa laptop untuk mengerjakan pekerjaan yang berat. Ini serius. Jangan paksa laptop dengan spek office atau perkantoran standar untuk main game berat. Itu hanya akan mempercepat penurunan performa dan ujung-ujungnya membuat laptop cepat panas.
  2. Jagalah kebersihan. Pastikan menggunakan laptop di lingkungan yang bersih terhadap debu. Kalian pemilik laptop harus aware bahwa debu akan bisa membuat laptop cepat panas.
  3. Gunakan pendingin. Ini kalian bisa menggunakan pendingin dari berbagai model, disesuaikan dengan laptop masing-masing. Baiknya memang menggunakan laptop di ruangan ber-AC. Tapi kipas juga tidak masalah asal ditempatkan di tempat yang benar.
  4. Saat menggunakan pastikan tidak ada apa pun yang menghalangi ventilasi di laptop. Biasanya laptop memiliki lubang ventilasi di sisi kanan, kiri, belakang, atau bawah. Nah pastikan tidak ada yang menghalangi sirkulasi udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button