TeknologiTerkini

Logo Baru Nokia Setelah Hampir 60 Tahun

Rembang, Kalasela.id – Nokia mengubah Logo Baru Nokia Setelah Hampir 60 Tahun. Perusahaan Finlandia itu melakukan rebranding agar tidak dikaitkan dengan citra ponsel Nokia, sektor yang sudah ditinggalkan hampir sepuluh tahun lalu.

Sejak membuat produk elektronik untuk pertama kalinya pada 1965 lalu hingga sekarang, perusahaan asal Finlandia Nokia selalu menggunakan logo bertuliskan “Nokia” yang memiliki warna ikonik biru.

Kini, setelah nyaris 60 tahun (58 tahun), Nokia resmi mengganti identitas mereka dengan logo baru. Hal ini diumumkan President & CEO Nokia, Pekka Lundmark dalam sebuah pengumuman di blog resmi Nokia.

Menurut Lundmark, logo perusahaan diganti sebagai penanda bahwa Nokia memiliki strategi bisnis yang baru untuk lebih mudah mendapatkan cuan dan berkembang di masa depan.

“Selain mengubah strategi, kami juga memperbarui logo kami untuk mencerminkan bahwa kami merupakan perusahaan teknologi yang fokus pada inovasi dan bisnis B2B (business-to-business) di suatu area di mana teknologi jaringan bertemu dengan cloud,” ujar Lundmark, dikutip Nokia.com, Senin (27/2/2023).

Ilustrasi logo Nokia lama (atas) dan baru (bawah).

Untuk logo barunya sendiri, seperti yang bisa dilihat gambar di atas, Nokia kini menggunakan jenis tulisan yang lebih segar dan modern. Pada abjad “N”, misalnya, bentuknya kini tak sepenuhnya huruf “N”, melainkan seperti segitiga siku-siku yang tak memiliki sisi bawah.

Lalu untuk abjad “K” bentuknya kini seperti tanda panah mengarah ke kiri, atau seperti simbol matematika untuk menandakan bahwa sebuah angka “lebih kecil” dari angka yang akan dibandingkan.

Kemudian untuk warna, alih-alih menggunakan warna biru, Nokia kini mengaplikasikan warna teks putih. Kemudian, Nokia tampaknya bisa menggunakan latar belakang warna yang bervariasi untuk dipadukan dengan logo berwarna putih ini.

Ilustrasi logo baru Nokia.

Nah seperti apa yang disebutkan Lundmark di atas, logo baru Nokia ini bertujuan untuk menampilkan identitas perusahaan yang kini fokus kepada teknologi dan layanan telekomunikasi seluler.

Namun seperti yang kita ketahui, logo lawas Nokia sering dipakai dan “ditempelkan” di berbagai ponsel dengan merek Nokia yang diluncurkan HMD Global (pemilik lisensi Nokia) selama ini.

Bahkan ponsel terbaru HMD Global yang sudah diperkenalkan di pasar global belum lama ini, yaitu Nokia G22 dibekali dengan logo Nokia yang belum diperbarui.

Belum diketahui apakah logo Nokia lawas ini akan terus dipakai di ponsel-ponsel Nokia atau tidak.

Namun, ada kemungkinan ponsel Nokia teranyar nantinya bakal memakai logo baru yang serba modern ini. Sebab, Nokia G22 diumumkan sekitar satu hari sebelum pengumuman logo baru Nokia ini diumbar Lundmark ke publik.

Tetapi, ada kemungkinan juga logo baru ini tidak dipakai. Pasalnya, logo baru Nokia yang lebih segar tadi dipakai untuk mencerminkan identitas baru Nokia yang fokus pada teknologi jaringan. Kita nantikan saja.

Logo lama tetap dipakai

Meski demikian, Nokia mengonfirmasi bahwa logo lawas mereka akan tetap digunakan di berbagai produk yang menggunakan merek Nokia.

Hal ini disampaikan analis utama dari perusahaan riset CCS Insight, Ben Wood melalui sebuah postingan Twitter dengan handle @benwood.

“Berdasarkan keterangan resmi Nokia yang saya dapat, ke depannya, logo Nokia lawas akan tetap digunakan di berbagai produk elektronik bermerek Nokia,” ujar Ben, Selasa (28/2/2023).

“Menurut Nokia, logo klasik ini cocok sebagai identitas produk bermerek Nokia yang fokus pada konsumen, mengingat sejarah dan identitas logo tersebut yang sudah dikenal pasar,” imbuh Ben.

Dengan kata lain, HP Nokia, baik itu smartphone atau feature phone yang kini dibuat di bawah HMD Global, akan tetap menggunakan logo Nokia lawas.

Selain itu, perusahaan lain yang memiliki lisensi merek Nokia, seperti RichGo (earphone), Flipkart (Smart TV), StreamView (perangkat streaming), hingga Off Global (laptop), juga bakal menggunakan logo Nokia lawas pada produk-produk buatan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427