Umum

Kenapa Main HP di Mobil Bikin Mual? Berikut Alasan dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda merasa pusing dan mual setelah 4 menit mengecek timeline media sosial pada ponsel atau mengetik di laptop saat naik mobil? Para pakar menyebut ini bukan melulu karena gawainya. Ada mekanisme keseimbangan tubuh yang terganggu.

Hal ini tak terbatas pada pengguna mobil, tetapi juga dapat menyerang mereka yang berpergian dengan kapal laut dan pesawat terbang.

Melansir dari Medical News Today, secara umum, beberapa pengalaman mual dalam kendaraan disebut motion sickness atau mabuk kendaraan.

Ini sama dengan kondisi ketika Anda naik kapal, lalu merasa pusing dan mual. Tanda mabuk kendaraan termasuk mual, lemas, dan muntah.

Sementara itu, untuk mual yang diakibatkan oleh main HP atau gadget lainnya di dalam mobil dikenal dengan istilah digital motion sickness. Digital motion sickness terjadi karena ketidakcocokan antara input sensorik di dalam otak.

Steven Rauch, Direktur Medis dari Massachusetts Eye and Ear Balance menjelaskan bahwa saat bermain HP atau gadget lain di dalam mobil, keseimbangan Anda terpengaruh indra Anda yang menerima banyak input. Suara mesin, laju kendaraan yang terasa, dan mata yang tertuju pada gadget.

“Ketika input sensorik yang banyak itu tidak cocok, itulah yang menyebabkan rasa pusing dan mual,” jelas Rauch yang juga seorang dosen Otolaringologi (THT) di Harvard Medical School.

Lantas, apa yang membedakan mabuk perjalanan biasa dengan mabuk perjalanan saat Anda main HP/gadget di mobil?

Dalam mabuk perjalanan biasa, sistem tubuh mengalami ketidakcocokan karena gerakan di otot dan persendian, ditambah suara yang terdengar, tapi Anda tidak melihatnya.

Sedangkan digital motion sickness atau yang dalam istilah medis disebut sebagai mabuk kendaraan karena visual, terjadi karena Anda melihat gerakan mobil dengan jalan berkelok seperti di dalam video game yang sebenarnya tidak terjadi. Akibatnya, tubuh mengalami cedera sensorik sehingga muncullah mual

Kondisi yang kerap disebut motion sickness ini merupakan gangguan umum pada sistem keseimbangan, yang mencakup namun tidak terbatas pada telinga bagian dalam.

“Mabuk perjalanan adalah mual, berkeringat, dan pusing yang dialami beberapa orang ketika sistem keseimbangan dirangsang dengan cara yang tidak terduga,” kata ahli saraf Neil Cherian, seperti dikutip Cleveland Clinic.

Alasan tubuh merasa mual saat mabuk perjalanan adalah otak merasakan pergerakan dengan menangkap sinyal yang diberikan telinga, mata, otot, dan sendi-sendi.

Perbedaan atau ketidakselarasan antara apa yang didengar, apa yang dilihat, dan apa yang dirasakan, maka otak akan kebingungan.

“Ketika ada ketidakselarasan antara apa yang dikatakan telinga bagian dalam kita, apa yang dilihat mata kita dan bagaimana kita bergerak, otak kita mungkin tidak tahu bagaimana memprosesnya,” tutur Cherian.

Misalnya, kita mungkin merasakan mabuk udara karena mata kita tidak dapat melihat turbulensi yang menghempaskan pesawat dari sisi ke sisi.

Selain alasan dasar tersebut, ada beberapa hal yang dapat memicu mual menjadi lebih parah, seperti bermain ponsel, membaca buku, dan hal-hal lain yang memnbuat masing-masing indera tidak sinkron.

Joanne Feldman, asisten profesor klinis di Departemen Kedokteran Darurat di University of California Los Angeles (UCLA) dan Jane Rosenman dokter anak di Mayo Clinic Children’s Center, AS, seperti dikutip dari Buzz Feed, mengatakan sistem keseimbangan utamanya bekerja lewat koordinasi mata, saraf, dan telinga bagian dalam.

Mabuk perjalanan biasanya terjadi ketika hanya satu atau dua dari pusat keseimbangan tersebut (biasanya telinga bagian dalam) merasakan Anda bergerak sementara yang lainnya tidak. Artinya, ada ketidakcocokan dalam komunikasi ke otak.

Kondisi motion sickness ini juga merupakan cara tubuh merespons informasi sensorik yang saling bertentangan. Misalnya, saat mata fokus menatap ponsel, dan pusat keseimbangan di telinga bagian dalam merasakan gerakan mobil.

“Otak Anda menjadi bingung karena mendapatkan sinyal yang bercampur dan merasakan gerakan abnormal ini, yang mengakibatkan mual atau muntah,” kata Feldman.

Cara mengatasi

Salah satu cara untuk mengatasi mabuk perjalanan adalah dengan mensinkronkan informasi yang didapat oleh ketiga indera tersebut (pendengaran, penglihatan, tubuh).

“Tujuan utamanya adalah agar penglihatan Anda berkorelasi dengan apa yang terjadi di telinga bagian dalam dan tubuh Anda sehingga tidak ada sinyal yang bertentangan yang masuk ke otak,” kata Feldman.

Jika berkendara dengan mobil disarankan duduk di kursi depan atau di bagian dekat jendela, melihat keluar, hindari membaca buku atau melihat layar, menjaga ventilasi mobil tetap baik, serta mengonsumsi air minum dan makanan ringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button