RembangTerkini

Investasi Besar di Rembang: Pabrik Garmen Baru Siapkan 3.000 Lowongan Kerja!

Rembang, Kalasela.id – Berita Rembang, satu pabrik gorden baru akan segera hadir di kabupaten rembang, menambahkan daftar pabrik yang sudah beroprasi di kota ini. Abdul Hafidz, Bupati Rembang Mengugkapkan bahwa investor telah melakukan pembebasan lahan seluas 10 hektar di Jalan Raya Rembang-Pamotan untuk pabrik tersebut, yang nantinya akan memproduksi gorden dan membutuhkan 3.000 karyawan.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menyatakan bahwa investasi di wilayah Rembang terus meningkat. Dengan adanya pabrik-pabrik baru, akan ada ribuan tenaga kerja yang terserap.

“Sudah ada tiga pabrik yang beroperasi, dan sebentar lagi akan ada dua pabrik baru, salah satunya industri gorden. Pabrik gorden sudah membebaskan lahan seluas 10 hektar dan membutuhkan 3.000 karyawan. Dalam waktu dekat, ini akan terwujud di Kabupaten Rembang,” jelasnya saat peresmian Masjid Bhina Al Jannah pada Sabtu (8/6) lalu.

Hafidz juga menyebutkan bahwa dua industri baru yang akan masuk adalah pabrik garmen dan pabrik rokok. “Keduanya sudah membebaskan lahan. Saya optimistis, jika beroperasi, ini akan membawa kemajuan bagi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan pabrik-pabrik ini akan melengkapi pabrik-pabrik besar yang sudah beroperasi di kawasan industri Rembang kota. “Sudah ada pabrik sepatu dan pabrik tas. Pabrik gorden akan menyusul, serta Djarum memiliki dua lokasi di Kabupaten Rembang,” imbuhnya.

Menurut Hafidz, banyaknya investor yang tertarik ke Rembang disebabkan oleh gencarnya promosi yang dilakukan Pemkab Rembang sejak tahun 2018. “Para investor, baik dari dalam maupun luar negeri, sudah mulai masuk ke Rembang. Alhamdulillah, ini membantu perkembangan dan kemajuan di Kabupaten Rembang,” katanya.

Selain promosi, Hafidz juga menekankan bahwa sisi geografis Rembang sangat strategis, karena berada di jalur pantura dan merupakan tempat perhentian bagi orang yang bepergian dari Jakarta ke Surabaya. “Ini terbukti dengan ramainya hotel di Rembang,” ujarnya.

Hafidz menyatakan bahwa wilayah Rembang hanya kurang memiliki mal atau pusat perbelanjaan. Oleh karena itu, Hafidz “menantang” para pengusaha di Rembang untuk membangunnya. “Kalau bisa, Pak Atna Tukiman membangun mal. Jika dikombinasikan dengan rumah sakit, ini akan sangat strategis untuk pengembangan Rembang kota ke arah selatan,” tambahnya.

Ketua Bhina Raharja Group, Atna Tukiman, merespons pernyataan Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Namun, ia tidak bisa menjawab langsung karena butuh perhitungan dan banyak pertimbangan sebelum membangun. “Dana sudah tersedia, InsyaAllah. Lokasi juga banyak, salah satunya di depan RS Bhina,” katanya.

Namun, untuk realisasinya, Atna Tukiman belum bisa memastikan. “Ada niat untuk membangun, tetapi perlu perhitungan sesuai perintah dan arahan Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Kita perlu kajian, termasuk perizinan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button