RembangRembang Hari Ini

HUT Rembang 282, Aftershine Ambyarkan Belasan Ribu Penonton  di Alun- alun

Rembang,kalasela.id- Aftershine grup band asal Yogyakarta tampil mengguncang di Konser Rembang Gemilang di alun- alun Rembang, Minggu malam (30/7/2023).

Membawakan lagu Didi Kempot berjudul Cidro, Aftershine mampu membuat belasan ribu penonton dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rembang ikut bernyanyi. Selanjutnya Hasan Aftershine bersama Kapolres Rembang AKBP Suryadi menyanyikan Ilahilastulil Firdaus sebuah lagu yang syairnya diciptakan oleh penyair Abu Nawas zaman Bani Abbasiyah.

Lagu ke 3 Band yang terdiri dari 6 personel itu mengajak penonton galau dengan lagunya Tekan Semene. Penonton tambah ambyar setelah Hasan melantunkan lagu Rasah Bali.
Lagu ke empat Hasan langsung “Pamer Bojo”  lagu ciptaan Almarhum  Didi Kempot. Membuat kenangan God Father of Brokenheart itu terngiang kembali.

Lagu kelima, Aftershine menyanyikan lagu andalannya yang berjudul Yo Wes Modaro. Setelah itu puluhan ribu penonton diajak bersholawat dengan melantunkan  Manusia Idolaku Nabiyullah Muhammad.

Ketujuh lagu Ojo Nangis dinyanyikan Hasan untuk semua yang menonton konser Rembang Gemilang . Ke delapan membawakan lagu Ojo Dibandingke spesial request dari Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Lagu ke sembilan yang dibawakan Aftershine yakni berjudul Sanes. Lagi ini dipopulerkan oleh Guyon Waton feat Deni Caknan.

Sebelum menyanyikan lagu ke-10 berjudul Nemen, Hasan memberikan sepatu kepada dua orang penonton yaitu Muhammad Suwarno dan Widya. Lagu terakhir Aftershine mempersembahkan lagu “Aku Ikhlas” , sembari menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Rembang ke-282.

Sebelum Aftershine tampil Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan setelah Sabtu malam sholawatan, kali ini memberikan hiburan anak muda pecinta lagu dangdut dan lagu berlirik campuran bahasa Indonesia dan Jawa yang sedang digandrungi di Indonesia.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat bertanya kepada seorang penonton tentang harapan untuk Rembang usai menerima tumpeng
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat bertanya kepada seorang penonton tentang harapan untuk Rembang usai menerima tumpeng

Dalam kesempatan itu Bupati Hafidz menyisipkan pesan kepada masyarakat agar dalam bermedia sosial bisa mengedepankan etika. Jangan sampai apa yang diposting justru menimbulkan kerawanan, terlebih bisa memecah belah persatuan bangsa.

“Mari bersama- sama menjaga Indonesia, menjaga Rembang, menjaga kerukunan , kebersamaan . Tanpa memandang , tanpa diskrimonatif, ” imbuhnya.

Bupati mengungkapkan Pemkab Rembang akan berupaya mewadahi, memfasilitasi anak muda. Usulan adanya tempat yang bisa digunakan anak- anak muda berkreasi akan ditindaklanjuti. (Mcs/Yog)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button