SejarahTerkini

Hari ini Estafet Tunas Kelapa Diberangkatkan dari Rembang, Ini Dia Sejarah Kegiatan Ini

Estafet Tunas Kelapa Gerakan Pramuka tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah baru saja diberangkatkan dari alun- alun Rembang, Senin (21/8/2023). Pemberangkatan dilakukan oleh Wakil Bupati Rembang Mohammad Hanies Cholil Barro’ yang juga menjabat sebagai  Majelis Pembimbing Cabang Kwarcab Rembang.

Ada 61 pembawa tunas kelapa , kemudian diiring ribuan anggota pramuka. Tunas kelapa tersebut dibawa menuju Kabupaten Blora untuk kemudian dilanjutkan lagi estafet dengan kabupaten lainnya,  finish di Pemalang.

Tunas Kelapa yang dibawa anggota gerakan pramuka Kwarcab Rembang
Tunas Kelapa yang dibawa anggota gerakan pramuka Kwarcab Rembang

Sejarah Estafet Tunas Kelapa

Dikutip dari pramuka.id , awal mula adanya kegiatan estafet tunas kelapa diinisiasi oleh tiga tokoh gerakan pramuka kwartir cabang Salatiga. Mereka adalah Kakak Hadi Soetjipto, Kakak Marwoto, Kakak Johnny Andrias.

Pada Februari 1967 mereka bertiga mencetuskan gerak jalan Cikal nonstop siang malam. Gayung bersambut, ide itu disetujui oleh Kakak Kolonel Soeparno (Komandan Korem 073/Makutarama saat itu) yang memiliki tujuan menggerakkan dan  mengembangkan Gerakan Pramuka.

Awalnya estafet pramuka hanya dilaksanakan di wilayah Korem 073/ Makutarama) dan diikuti Kwarcab di wilayah korem tersebut. Estafet tunas kelapa yang dilaksanakan  1970 mulai tanggal 9 sampai 13 Agustus menempuh rute Mrapen-  Purwodadi- Blora- Rembang – Pati- Kudus- Demak – Semarang – Kota Salatiga.

Sedangkan dari Jepara melalui rute yang berbeda yakni Jepara- Kudus- Karanganyar. Selanjutnya Kendal melalui rute Kendal- Kaligawe- Srondol, semua rute itu finish di satu titik yakni Kota Salatiga.

Yang selanjutnya kegiatan itu diambil oleh Kwarda Jawa Tengah. Rute estafet mencakup seluruh wilayah Jawa Tengah dan finish di satu titik. (Mcs/Yog)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button