RembangRembang Hari IniTeknologiTerkini

Ekonomi di Indonesia Lagi Kacau ,12 Startup di RI Lakukan PHK Karyawan

Rembang (Kalasela.id) –  PHK Karyawan merupakan hal yang menakutkan bagi banyak orang. Begitu banyak orang  yang berupaya tidak terkena PHK.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebutkan sejak tahun 2020 sudah terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan di 12 perusahaan rintisan (startup).

Menkominfo tidak secara merinci nama-nama dari 12 startup yang memangkas jumlah karyawan tersebut. Namun dari beberapa laporan, Tanihub, Si Cepat, LinkAja, Zenius,JD.ID, Mamikos, Shopee, Tokocrypto, Pahamify, dan terbaru Xendit melakukan PHK.

Bukan hanya perusahaan dalam negeri saja yang di kabarkan melakukan PHK , perusahaan besar seperti Facbook kabarnya akan PHK 12.000 Karyawannya .

Gelombang PHK di bisnis startup, baik global maupun Indonesia, mulai ramai muncul sejak pertengahan tahun ini. Sebut saja, Zenius dan Shopee yang juga ikut melakukan PHK.

Mengutip situs Trueup, Sabtu ( 8/10/2022), PHK di kalangan startup, unicorn, dan perusahaan teknologi tercatat ada 904 kasus yang berdampak pada 126.403 orang.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa sejak 2020, setidaknya 12 tech startup telah melakukan pemutusan hubungan kerja sebagai respon akan proyeksi ketidakpastian perekonomian global saat ini,” ujar Johny di Jakarta, Jumat (8/10/2022).

Ketidakpastian ekonomi global tersebut salah satunya akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Namun seiring itu, pemanfaatan teknologi digital mampu menggerakkan roda perekonomian.

“Ini adalah sinyal bahwa kita semua perlu mendorong lahirnya berbagai startup yang tidak hanya mampu tumbuh secara pangsa pasar dan valuasi perusahaan, namun juga mampu tumbuh dengan model bisnis yang resilien, bullet proof, terhadap berbagai dinamika global,” tutur dia.

Dengan keberadaan Hub.id, yang merupakan cara Kominfo dalam mendukung ekonomi digital nasional. Lebih lanjut, agar ekosistem startup dapat terus berkembang dengan resilien yang tangguh.

“Misi tersebut kami realisasikan salah satunya melalui pelaksanaan Hub.id Accelerator yang bertujuan untuk menggerakkan semangat kolaborasi inovator-inovator Indonesia untuk menghasilkan terobosan-terobosan baru melalui platform business matchmaking dan kerjasama bisnis,” tuturnya.

Pada tahun ini, Hub.id Accelerator memperkuat startup Indonesia dengan menyelenggarakan panel-panel diskusi, mentoring, serta business matchmaking sebagai wadah knowledge exchange, akses pendanaan, serta kerjasama bisnis kepada startup digital dengan berbagai jenis stakeholders.

Hub.id Accelerator menyediakan wadah bagi startup terpilih untuk melakukan pemetaan pasar dan memperluas pasar di enam kota, yakni Balikpapan, Surabaya, Denpasar, Medan, Makassa, dan Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427