Lifestyle

Dikabarkan WNI Sering Ditolak Masuk Thailand, KBRI Bangkok Himbaukan Bawa Uang Cash Rp 6,5 Juta

Dikabarkan WNI Sering Ditolak Masuk Thailand, KBRI Bangkok Himbaukan Bawa Uang Cash Rp 6,5 Juta

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok menghimbau warga Indonesia yang ingin liburan ke Thailand harus membawa dokumen lengkap untuk memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku untuk masuk ke Negeri Seribu Pagoda tersebut. Tidak hanya itu, Turis Indonesia wajib membawa uang cash sekitar Rp 6,5 juta hingga Rp 8,7 juta per orang, Kamis (22/02/2024).

“Berdasarkan ketentuan Imigrasi Thailand, WNA yang melakukan kunjungan singkat dengan bebas visa ke Thailand perlu menunjukkan bukti kemampuan finansial untuk menunjang hidup selama berada di Thailand.” terang KBRI Bangkok.

Merujuk aturan itu, wisatawan Indonesia yang akan berlibur di Thailand diimbau mengikuti hal-hal berikut, pertama, memiliki masa berlaku paspor paling sedikit enam bulan, syarat kedua, memiliki bukti tiket pulang.

Syarat ketiga, memiliki bukti pemesanan akomodasi/hotel selama berada di Thailand, terakhir, memiliki bukti finansial untuk dapat menunjang biaya hidup selama berada di Thailand antara lain dengan membawa uang tunai yang cukup.

KBRI Bangkok menambahkan, sesuai Immigration Act B.E. 2522 (1979) Thailand, pemberian izin atau penolakan masuk WNA ke wilayah Thailand sepenuhnya merupakan wewenang petugas Imigrasi Thailand.

Sebagai informasi tambahan, imbauan ini dikeluarkan mengingat semakin seringnya KBRI Bangkok menerima pengaduan dari WNI yang tidak diperkenankan masuk ke Thailand karena tidak dapat menunjukkan dokumen dan bukti-bukti tersebut pada petugas imigrasi saat random check.

Imigrasi Thailand tidak menyebut secara spesifik ketentutan mengenai berapa uang tunai minimal yang perlu dibawa. Namun berdasarkan sumber terbuka, dianjurkan membawa uang tunai 15 ribu sampai 20 ribu baht (sekitar Rp6,5 juta–Rp8,7 juta) per orang.

Selain permasalahan tersebut, banyak yang mengatakan bahwa aturan jika ingin berlibur dinegara Thailand sangat dipersulit pada akhir –akhir ini, entah karena hal apa yang mereka rubah peraturan untuk WNA yang ingin menikmati akhir pekan di negara tersebut.

Aturan itu sendiri seperti harus memiliki bukti pemesanan hotel selama disana,mempunyai tiket pulang, harus enam bulan saat sedang berkunjung, mempunyai bukti yang kuat, dan masih banyak lainnya.

Hal tersebut harus diperlihatkan pada saat pengecekan jika semuanya sudah termasuk financial agar bisa menikmati keindahan alam yang ada dinegara Thailand.

Kondisi ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial Instagram .

“lah gimana kalo penginapan nginep di tempat saudara yg emang tinggal di thailand?” beber salah satu akun instagram @estiarixxx.

“Nunjukin saldo rekening bank aja gbisa min? Maaf disana rawan copet, apes klo sampe kecopetan gra” bawa cash byk, kl pun kurang kan bisa tarik ATM dsna (emoji tangan berdoa).” sahut pengguna instagram yang lain @aprilliaxxx.

Terima kasih atas informasinya Kak Min. Kepada calon wisatawan Indonesia harus lebih hati2 dan waspada ya. Jangan sampai pas nyampe bandara di suruh pulang sama petugas imigrasi karena tdk bawa uang yang cukup. malah nangis2 nelepon kbri (emoji ketawa).” Tulis komentar akun Instagram @ putrapasundan2xxx.

KBRI Bangkok mengatakan, sekiranya membutuhkan bantuan perlindungan, dapat menghubungi hotline KBRI Bangkok pada nomor +66929031103. Terima kasih.

Menanggapi hal tersebut, KBRI Bangkok, menyatakan bahwa pihaknya akan menginventarisasi dan mencoba mencari kesepakan bersama tanpa ada pihak yang dirugikan antara pemerintah Indonesia dalam hal Peraturan Presiden tentang Bebas Visa kunjungan dengan pemerintah Thailand tentang Tempat pemeriksaan Imigrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button