Cara Menghadapi Modus Penipuan dari Telepon Tak Dikenal Terbaru [2022]

Belakangan marak sekali penipuan via telepon dengan modus bermacam – macam, antara lain modus dapat undian, pemberitahuan saudara sakit, saudara ditangkap polisi, minta nomor PIN ATM, minta kode password Go Pay dan lain – lain. Sebaiknya selalu bersikap waspada bila mendapatkan nomor handphone tidak dikenal. Beberapa kasus, orang tertipu karena kurang waspada atau percaya begitu saja suara dari penelpon.

Benarkah para penelpon tersebut menggunakan metode hipnotis dalam aksi? Bisa benar, bisa tidak. Hipnotis bisa ditangkal bila calon korban pikirannya dalam keadaan sadar, sebaliknya bila pikiran sedang tidak fokus maka pengaruh hipnotif mudah masuk. Intinya siapa pun kamu selalu waspada dan dan tidak ada salahnya menaruh curiga terhadap panggilan masuk dari nomor handphone tidak dikenal.

Salah satu modus kejahatan siber adalah penipuan lewat telepon. Inilah cara menghindarinya.

Sindikat kejahatan di luar sana memanfaatkan HP Anda sebagai celah untuk melakukan penipuan dengan berbagai modus. Rasanya mereka tidak habis akal untuk menipu masyarakat awam.

Ada SMS pura-pura Anda menang undian. Ada lagi telepon yang ujungnya menggiring kita mengirim kode OTP. Beberapa modus begitu tampak meyakinkan, padahal di balik itu ada jebakan yang jahat.

Cara menghindari penipuan lewat telepon:

1. Hati-hati dengan nomor tidak dikenal
Semua teman dan keluarga Anda pasti sudah disimpan nomornya di HP. Kalau ada nomor yang tidak dikenal menelepon Anda, patutlah waspada. Jika dia memang ada keperluan dengan Anda, biasanya dia akan lanjut mencoba menghubungi lewat WhatsApp.

2. Abaikan nomor telepon yang aneh
Kalau tiba-tiba ditelepon dengan nomor yang bukan diawali +62, jangan buru-buru diangkat. Atau ada beberapa miscall ke HP Anda, tapi nomornya mirip-mirip. Biasanya ini nomor spam, abaikan saja.

3. Penelepon tidak tahu nama Anda, tapi mengajak bicara
Walaupun telemarketing itu menyebalkan, mereka biasanya masih punya nama Anda, misalnya data dari bank. Namun kalau Anda menerima telepon dan penelepon mengajak bicara tanpa tahu nama Anda, waspadalah.

Biasanya mereka justru akan bertanya dengan siapa dia bicara. Dari pada Anda menjawab, tanya balik saja dia siapa. Jika gelagapan, matikan saja teleponnya.

4. Tidak jelas dalam menyampaikan informasi
Kembali ke soal telemarketing, meskipun mereka cukup mengganggu, mereka masih punya tata kalimat runut. Memang sih itu hafalan, tapi setidaknya jadi pembeda dengan penipuan lewat telepon.

Biasanya mereka mengajak Anda terburu-buru supaya tidak sempat berpikir panjang. Atau, mereka meminta Anda melakukan sesuatu, di situlah patut curiga sepenuhnya.

5. Jangan terpancing memberikan informasi
Jika ada penelepon misterius dan lalu dia meminta informasi dari Anda, misalnya menanyakan nama, alamat dan kode-kode yang sifatnya privasi. Tolak!

6. Waspada ‘Magis’
Magis ini bukan sihir ya, detikers. Magis adalah manipulasi psikologis. Penipu biasanya akan mempermainkan perasaan korban, misalnya membuat panik atau takut.

Terkadang, korban sudah diincar dulu dengan informasi minimum lalu dibikin panik dengan kabar musibah atau masalah hukum yang menimpa keluarga atau teman. Ingat, jangan percaya. Lebih baik tutup telepon dan cari konfirmasi sendiri.

7. Gunakan aplikasi pendeteksi nomor telepon
Cara paling praktis untuk menghindari penipuan lewat telepon adalah memasang aplikasi pendeteksi nomor telepon. Ada banyak pilihannya di Android dan iOS, silakan pakai yang paling cocok buat Anda.

Jika ada telepon masuk ke ponsel, aplikasi ini akan memunculkan nama apakah ia penipu, debt collector, telemarketing atau memang seseorang yang Anda kenal. Anda pun jadi tenang ketika di telepon orang. Tinggal lihat saja apa tulisannya. Anda pun bisa melaporkan nomor telepon penipu dan akan masuk database di aplikasi tersebut sehingga pengguna lain pun waspada.