Tips & TrikUmum

Cara Mengatasi Radang Tenggorokan Tanpa Obat Yang Perlu anda coba!

Dalam istilah medis, radang tenggorokan dikenal dengan sebutan tonsilofaringitis. Pasalnya, radang tenggorokan sering disertai dengan peradangan pada tonsil atau amandel. Penyebab umum dari radang tenggorokan adalah virus, meski pada beberapa kasus dapat juga disebabkan oleh bakteri, seperti Streptococcus beta hemolyticus, Streptococcus viridans, dan Streptococcus pyogenes.

Meski bukan penyakit serius, radang tenggorokan bisa menjadi sangat mengganggu. Sebab, makan dan minum apapun jadi akan terasa serba salah. Tidak hanya nyeri saat menelan, radang tenggorokan juga kerap disertai dengan demam ringan yang bisa membuat aktivitas terganggu.

Radang tenggorokan juga dapat disebabkan oleh jamur. Oleh karena itu, gejala radang tenggorokan juga menjadi sangat bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi kuman tertentu dapat disertai keluhan batuk, pilek, dan demam.

Cara Mengatasi Radang Tenggorokan Tanpa Obat Yang Perlu anda coba!

Selain mengonsumsi obat-obatan, radang tenggorokan ternyata juga bisa diatasi dengan cara dan bahan alami berikut:

1. Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat

Obat alami terbaik untuk mengatasi radang tenggorokan adalah memperbanyak minum air putih dan istirahat. Jika merasa malas minum air putih, kamu bisa coba tambahkan sedikit perasan lemon ke dalam segelas air hangat. Lemon dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga mempercepat penyembuhan penyakit.

Radang tenggorokan juga kerap disertai dengan gejala pilek. Mengonsumsi minuman hangat pun dapat membantu melegakan hidung dari sumbatan, sehingga kamu bisa bernapas lebih lega.

2. Kumur Air Garam

Berkumur dengan menggunakan air garam merupakan salah satu cara untuk meredakan rasa sakit saat menelan akibat radang tenggorokan. Air garam dapat membantu melapisi dan melembapkan selaput tenggorokan, sehingga nyeri saat menelan pun bisa berkurang.

Lebih lanjut, garam dapat berfungsi sebagai penarik air dan pereda gejala. Garam dapat membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan pita suara. Kamu bisa mencoba untuk berkumur air garam 2-3 kali sehari hingga gejala radang tenggorokan berkurang.

3. Mengonsumsi Madu

Si manis yang sering dijadikan pengganti gula ini ternyata bisa membantu mengatasi radang tenggorokan, lho. Hal ini lantaran madu memiliki efek antibakteri dan antivirus. Menurut studi yang dipublikasikan di Archives of Medical Research pada 2014, madu manuka terbukti dapat menghambat replikasi virus influenza dan mempercepat penyembuhan infeksi flu.

Mengonsumsi madu, baik secara langsung atau dicampurkan dalam minuman seperti air putih atau teh, terbukti efektif mengurangi produksi lendir dan mengurangi gejala batuk pada anak-anak. Perlu diperhatikan bahwa sebaiknya pilihlah madu alami yang tidak mengandung tambahan zat lain.

4. Mandi Air Hangat

Mandi dengan air hangat juga bisa membantu meredakan radang tenggorokan. Uap dari air hangat tersebut dapat membantu melembabkan pita suara. Agar tubuh lebih relaks, kamu juga bisa menambahkan minyak esensial atau aromaterapi.

Selain itu, kamu dapat menggunakan humidifier atau alat untuk melembapkan udara di rumah. Karena ketika tidur di malam hari, tenggorokan cenderung lebih kering karena produksi air liur berkurang, sehingga peradangan akan bertambah parah.

5.Konsumsi teh chamomile

Teh chamomile secara alami memiliki efek menenangkan.

The chamomile sendiri telah lama digunakan untuk tujuan pengobatan, termasuk meredakan sakit tenggorokan.

The chamomile sering digunakan untuk pengobatan karena sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan zatnya.

Beberapa ulasan penelitian telah menunjukkan, bahwa menghirup uap chamomile dapat membantu meredakan gejala pilek, termasuk sakit tenggorokan.

Meminum teh chamomile juga bisa memberikan manfaat yang sama. The chamomile bahkan dapat merangsang sistem kekebalan untuk membantu tubuh melawan infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan.

6. Gunakan peppermint

Peppermint dikenal dengan kemampuannya dalam menyegarkan nafas. Semprotan minyak peppermint yang diencerkan juga dapat meredakan sakit tenggorokan.

Peppermint mengandung mentol yang dapat membantu mengencerkan lendir dan menenangkan sakit tenggorokan dan batuk.

Peppermint juga memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antivirus, yang dapat mendorong penyembuhan.

Namun, perlu diingat bahwa jangan pernah menggunakan minyak esensial peppermint tanpa mencampurnya dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun, minyak almond manis, atau minyak kelapa yang dilunakkan.

Untuk minyak peppermint, lebih baik campurkan lima tetes minyak esensial dengan satu ons minyak pembawa pilihan masing-masing. Jangan pernah menelan minyak esensial.

7. Kumur dengan air baking soda

Meskipun obat kumur air asin lebih umum digunakan, berkumur dengan air garam yang dicampur dengan baking soda atau soda kue juga dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Berkumur larutan ini dapat membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhan ragi dan jamur.

National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk berkumur dan mengoleskan dengan lembut kombinasi 1 cangkir air hangat, 1/4 sendok teh baking soda, dan 1/8 sendok teh garam. NCI merekomendasikan penggunaan bilasan setiap tiga jam sesuai kebutuhan.

Itulah sedikit penjelasan tentang cara alami mengatasi radang tenggorokan. Namun, perlu diperhatikan juga penyebab dari radang tenggorokan yang terjadi. Jika telah melakukan cara-cara tadi radang tak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter di rumah sakit pilihan kamu.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2022. 12 Natural Remedies for Sore Throat.

Medical News Today. Diakses pada 2022. 15 natural remedies for a sore throat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button