Rembang Hari Ini

Berproses Menuju Smart City, Pemkab Rembang Dapat Ini

Berkomitmen Wujudkan Smart City, Rembang Dapat Ini

Mulai belajar tentang Smart City atau Kota Cerdas pada tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang  terus memperlihatkan konsistensinya. Hingga 2022, di momen Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-281 pada bulan Juli lalu Pemkab melaunching aplikasi Rembang Smart City dan telah memiliki Master Plan Kota Cerdas.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang ikut dalam gerakan menuju Kota Cerdas atau Smart City bersama 49 kabupaten / kota lainnya. Berbagai layanan publik mulai CCTV, pendaftaran online Rumah sakit , puskesmas, enjoy rembang (portal tentang wisata) dan lainnya telah berada dalam satu aplikasi yang bernama Rembang Gemilang Mobile.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga berlomba untuk memasukkan layanannya ke aplikasi Rembang Gemilang Mobile. Dimana aplikasi itu dapat mempermudah warga Rembang mengakses banyak layanan.

Ternyata hal itu membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kamis (1/12/2022) memberikan penghargaan kepada Pemkab Rembang.

Penghargaan diserahkan oleh Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika kepada Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro” di hotel Grand Sahid Jakarta.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Rembang, Prapto Raharjo yang mendampingi Wabup Hanies di Jakarta mengatakan Rembang bersama 49 kabupaten kota lainnya memang tahun 2022 ini tengah berproses menuju Kota Cerdas.

”Ada 50 Kabupaten/kota yang mengikuti program gerakan menuju smart city  dan diundang Kementrian Kominfo menerima penghargaan. Atas komitmennya mengikuti smart city dan sudah selesaikan masterpland,”
ujarnya.

Lanjut Prapto penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk mempercepat terwujudnya Rembang Kota Cerdas. Meskipun hal itu butuh perjuangan, kerja keras dan kerjasama berbagai pihak.

Seluruh OPD sepakat untuk memberikan layanan yang mudah, cepat dan transparan. “Endingnya dari smart city ini tentunya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang efektif, efisien, cepat, transparan dan mudah, ” tuturnya.

Lebih lanjut, Prapto mengungkapkan akan ada evaluasi dari Kementerian Kominfo terhadap Smart City  di Rembang.  Evaluasi itu mencakup  enam dimensi dari Smart City.  Enam dimensi itu yakni tata kelola birokrasi (smart governance), pemasaran daerah (smart branding), perekonomian (smart economy), ekosistem permukiman penduduk (smart living), lingkungan masyarakat (smart society), dan pemeliharan lingkungan (smart environment).

Dirinya menegaskan dalam mewujudkan Rembang Smart City, pihaknya sebatas Koordinator dalam tim. Kesuksesan ada pada kerjasama seluruh tim atau seluruh Organisasi Perangkat Daerah  (OPD).(Mifta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button