RembangRembang Hari Ini

Alasan Pemkab Rembang Belum Wajibkan Beli LPG 3 Kg Pakai KTP

Rembang, Kalasela.id – Berita Rembang, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan aturan soal pembelian gas LPG 3 kilogram menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Rembang Mahfudz mengatakan, pembelian gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Rembang masih seperti biasa yakni warga masih bisa membeli tanpa KTP.

Alasan Pemkab Rembang Belum Wajibkan Beli LPG 3 Kg Pakai KTP karena  di Kabupaten Rembang masih dalam tahap pendataan Nomor Induk Penduduk (NIK) sehingga belum bisa dipastikan kapan aturan tersebut akan diterapkan.

“Yang mau beli, tapi belum masuk data tetap masih dilayani. Sekarang belum dilaksanakan, baru tahap pendataan,” terangnya.

Baca Juga : Pertamina Ungkap Penyebab Elpiji 3 Kg Langka di Beberapa Daerah

Dijelaskannya, pendataan NIK bersumber dari dua data, meliputi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data dari agen dan pangkalan gas LPG 3 kilogram. Dari data tersebut nantinya akan menjadi data terpadu.

Disebutkannya, ada total 9 agen gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Rembang. Sedangkan pangkalannya sebanyak 300 lebih.

“Dari data itu kemudian jadi data terpadu oleh sistem secara nasional, jadi semuanya yang didata oleh agen pangkalan atau yang berbasis DTKS,” ujarnya.

Dirinya berharap melalui program subsidi tepat sasaran nantinya pembelian gas LPG 3 kilogram dapat efektif seperti membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU yakni warga yang tergolong mampu tidak bisa memanfaatkan subsidi yang diperuntukkan untuk warga miskin.

“Jika itu sudah diberlakukan, misalnya nanti dia tidak miskin akan tersortir oleh sistem. Tapi ini sementara semuanya di data dulu, nanti sistem yang menentukan siapa yang berhak memanfaatkannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button