TeknologiTerkini

Alasan Kenapa Aplikasi TikTok di Takuti Oleh Banyak Negara

Rembang, Kalasela.id – TikTok, sebuah aplikasi berbagi video yang populer di seluruh dunia, telah menjadi bahan perdebatan selama beberapa tahun terakhir.

Beberapa waktu lalu, sidang kongres terhadap CEO aplikasi video TikTok, Shou Zi Chew dilakukan.

Pada Kamis, 23 Maret 2023, serangkaian momen klarifikasi dilakukan oleh sang CEO di hadapan pada anggota kongres.

Dikutip dari BBC,  sidang selama lima jam terhadap CEO TikTok Shou Zi Chew juga menekankan bagaimana China semakin dipandang tidak hanya sebagai ancaman yang meningkatkan terhadap keamanan Amerika Serikat dan dominasi ekonomi tetapi juga tantangan ideologis yang bertentangan dengan nilai-nilai dan cara hidup masyarakat Amerika Serikat.

Kemungkinan platform yang memiliki 150 juta pengguna bulanan di Amerika Serikat (AS) dapat digunakan oleh Partai Komunis China untuk mengumpulkan intelijen jutaan warga AS yang dikemukakan berulang kali oleh anggota parlemen di dua sisi.

Ada banyak alasan mengapa beberapa negara tampaknya takut pada aplikasi ini, dan beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Kekhawatiran Privasi

Salah satu alasan utama mengapa beberapa negara takut pada TikTok adalah kekhawatiran terhadap privasi pengguna. Beberapa pemerintah dan pengamat telah menyatakan kekhawatiran bahwa TikTok mengumpulkan data pribadi pengguna dan mengirimkannya ke pemerintah China, di mana TikTok berasal.

Meskipun perusahaan ini mengklaim bahwa data pengguna aman dan tidak diakses oleh pemerintah China, beberapa negara masih merasa tidak nyaman dengan potensi risiko ini.

2. Konten Berbahaya

TikTok juga telah dianggap sebagai platform yang berpotensi membahayakan bagi penggunanya. Ada banyak konten yang dianggap tidak pantas atau berbahaya, termasuk video yang menunjukkan tindakan kekerasan atau perilaku yang tidak sesuai.

Beberapa negara telah mengevaluasi risiko ini dan memutuskan untuk memblokir atau membatasi akses ke aplikasi TikTok.

3. Pengaruh Asing

TikTok telah menjadi platform yang sangat populer di banyak negara, dan beberapa pemerintah khawatir akan pengaruh asing yang dimilikinya. Ada kekhawatiran bahwa TikTok dapat digunakan untuk mempengaruhi opini publik dan mempromosikan agenda politik atau sosial tertentu.

Beberapa negara telah membatasi akses ke aplikasi ini untuk mengurangi risiko pengaruh asing yang tidak diinginkan.

4. Ancaman Keamanan Nasional

Akhirnya, beberapa pemerintah takut pada TikTok karena potensi ancaman keamanan nasional yang dimilikinya. Ada kekhawatiran bahwa TikTok dapat digunakan oleh negara asing untuk memperoleh informasi rahasia atau mengganggu infrastruktur nasional.

Meskipun beberapa pemerintah telah mengambil tindakan untuk membatasi akses ke aplikasi TikTok, yang lain masih mempertimbangkan langkah apa yang harus diambil untuk mengelola risiko ini.

Kesimpulannya

banyak negara telah menjadi khawatir dengan potensi risiko yang dimiliki oleh TikTok, termasuk masalah privasi, konten berbahaya, pengaruh asing, dan ancaman keamanan nasional. Meskipun beberapa negara telah mengambil tindakan untuk membatasi akses ke aplikasi ini, yang lain masih mengevaluasi risiko ini dan mencari cara untuk mengelolanya secara efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button