TerkiniTips & Trik

7 Tips Mengatasi Berita Hoax Terbaru 2023

Rembang, Kalasela.id – Di Era digital ini, Mendapatkan informasi memang mudah sekali didapatkan cuma modal kuota dan dan hp kita bisa dapat informasi tanpa batas. Namun, karena kemudahan ini juga, informasi dan berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah “hoax” juga cepat menyebar. Seringkali, berita atau info palsu yang beredar bikin kita was-was atau terpancing emosi. Padahal, semuanya belum tentu benar.

Berikut beberapa Tips yang bisa dicoba untuk menghindari berita hoax:

1. Cek sumber informasi/berita

Pertama-tama, Sebelum Anda menelan informasi yang diterima, kalian harus wajib cek sumber informasi/berita. Apalagi jika menyebar melalui grup WhatsApp. Pertama, perlu dikaji dari mana berita dan informasi itu berasal. Kalau sumbernya tidak jelas lebih baik jangan percaya informasi itu.

2. Periksa kelengkapan Informasi

Kedua, Periksa kelengkapan Informasi, terkadang banyak orang membagikan “Potongan” Informasi yang kurang lengkap akibatnya infromasi tidak lengkap lalu menjadi viral dan mengakibatkan pro dan kontra. Jadi ada baiknya jika Anda menerima informasi yang emosional atau provokatif untuk dipertimbangkan kembali. Apakah pesannya lengkap atau hanya sepotong-sepotong?

3. Hati-hati dengan judul provokatif

Sebelum membaca berita, kita harus membaca headline terlebih dahulu. Bisa dibilang judul itu seperti pintu masuk. Tentu saja, banyak Media berita menggunakan “clickbait” untuk membangkitkan rasa ingin tahu pembaca. Namun, tak jarang judul tidak sesuai dengan isi artikel. Jadi jika Anda melihat judul yang terkesan sedikit aneh atau berlebihan, cobalah membaca isi artikel sebelum menggunakan informasi tersebut. Setidaknya kesimpulan pembaca bisa lebih berimbang.

4. Periksa keaslian foto atau video

Saat ini, tidak hanya konten teks saja yang bisa dimanipulasi, tapi juga konten lain berupa foto atau video. Terkadang pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca. Pertama, periksa keaslian foto dengan cara sederhana. Coba seret dan lepas gambar ke dalam kotak pencarian gambar Google dan hasil pencarian menampilkan gambar serupa dari seluruh web untuk perbandingan.

5. Perhatikan tanggal artikelnya

Ini juga wajib dilakukan ya. Kadang, ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang entah dengan tujuan apa, tiba-tiba mengunggah lagi berita jadul dan menjadi viral di dunia maya. Sebelum membaca beritanya, cek dan perhatikan lagi tanggal artikelnya ya.

6. Ikut serta grup diskusi anti-hoax

Di Facebook terdapat sejumlah fanpage dan grup diskusi anti-hoax, misalnya Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Fanpage & Group Indonesian Hoax Buster, Fanpage Indonesian Hoaxes, dan Grup Sekoci.

Di grup-grup diskusi ini, warganet bisa ikut bertanya apakah suatu informasi merupakan hoax atau bukan, sekaligus melihat klarifikasi yang sudah diberikan oleh orang lain. Semua anggota bisa ikut berkontribusi sehingga grup berfungsi layaknya crowdsourcing yang memanfaatkan tenaga banyak orang

7. Jangan asal share

Hoax gampang banget beredar karena seringkali orang begitu dapat info, langsung share ke orang-orang terdekatnya tanpa repot-repot cek kebenarannya. Nah, sebelum membagikan kembali, coba dilihat dulu kebenaran beritanya. Cek di Google atau cari referensi berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda, atau sudah ada informasi yang menyatakan kebenaran berita tersebut.

Ayo lebih cerdas dan bijak dalam mengkonsumsi informasi. Jangan sampai ada yang termakan informasi palsu yang dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab, ya !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/kalasela/public_html/wp-includes/functions.php on line 5427