Tips & Trik

6 Tips Mengemudi di Jalan Rusak

Rembang, Kalasela.id – Ketika Anda memutuskan untuk berkendara, pengemudi sudah pasti siap menghadapi segala jenis kondisi jalan yang akan dihadapi salah satunya ialah musim hujan, sering kali membuat masalah baru. Banjir dapat melanda dimana-mana. Akibat genangan, banyak bahu jalan yang rusak dan berbahaya bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat. Lubang yang penuh air sering tidak terlihat sehingga membuat Anda terjebak. Dampaknya sudah jelas, selain membuat mobil kotor dan karatan, memungkinkan juga terjadi kerusakan pada komponen kendaraan

Pada dasarnya, tidak ada performa khusus saat berkendara melewati kondisi jalan rusak. Namun, penting bagi pengemudi untuk selalu memperhatikan dan bereaksi cepat saat kondisi jalan buruk. Berikut tips berkendara buruk yang bisa Anda ikuti.

Ketika Anda memutuskan untuk berkendara, pengemudi sudah pasti siap menghadapi segala jenis kondisi jalan yang akan dihadapi. Mulai dari kontur geografis, kepadatan kendaraan, dan kualitas jalan, memengaruhi perilaku Anda saat berkendara. Kondisi jalan yang demikian tentunya membutuhkan kehati-hatian dalam berkendara, apalagi kondisi jalan yang buruk. Kondisi jalan yang rusak bisa berbatu, berlubang, berlubang dan penuh genangan air.

Pada dasarnya, tidak ada performa khusus saat berkendara melewati kondisi jalan rusak. Namun, penting bagi pengemudi untuk selalu memperhatikan dan bereaksi cepat saat kondisi jalan buruk. Berikut tips berkendara buruk yang bisa Anda ikuti.

Kurangi kecepatan kendaraan

Mengurangi kecepatan kendaraan Anda sebagai deselerasi dapat membantu mengurangi kerusakan pada kendaraan Anda saat berkendara melalui jalan yang rusak. Pasalnya, kontur jalan yang tidak rata menghambat berkendara. Oleh karena itu, sebaiknya pengemudi memperlambat kendaraannya sebelum memasuki lubang ketika mengetahui jalan di depannya rusak, seperti berlubang. Selain itu, jangan menginjak rem terlalu keras jika ban masuk lubang. Karena jika mengerem terlalu keras, ban dan velg akan terbentur keras di pinggir lubang.

Jaga jarak dengan kendaraan lain

Saat melintasi jalan rusak, penting untuk menjaga jarak kendaraan Anda dengan kendaraan lain. Karena jarak yang cukup dengan kendaraan lain memberikan pengalaman berkendara yang aman. Karena jika jarak kendaraan terlalu dekat maka akan beresiko terjadi tabrakan antar kendaraan, jika kendaraan di depan mengerem secara tiba-tiba dan pengemudi tidak bereaksi terhadap kondisi tersebut. Selain itu, pengemudi lebih mudah mengenali keadaan jalan yang akan dilalui dengan tetap menjaga jarak kendaraan dengan kendaraan lain. Dengan begitu, pengemudi lebih cepat mengantisipasi kondisi jalan yang rusak.

Tetap fokus saat berkendara

Saat berkendara, yang terpenting adalah tetap waspada dan tetap fokus saat berkendara. Kedua aspek tersebut merupakan faktor terpenting yang mendukung keselamatan berkendara. Dengan berfokus pada jalan di depan, pengemudi lebih cepat mengantisipasi kondisi jalan yang buruk. Selain mengetahui jarak tempuh dan kondisi jalan, pengemudi juga harus memperhatikan agar tidak merusak kondisi jalan, seperti saat berpindah jalur.

Perhatikan Kedalaman Lubang

Saat kondisi jalan rusak yang akan dihadapi adalah lubang, pengemudi akan dihadapkan pada pilihan antara melewati atau menghindari lubang tersebut. Namun, jika diharuskan untuk melewati lubang tersebut, sebaiknya perhatikan kedalaman lubang dan bandingkan dengan ketinggian ground clearance kendaraan yang dikemudikan. Jangan lupa juga untuk memerhatikan kendaraan di depan saat melewati lubang tersebut. Hal ini agar pengemudi bisa memperkirakan dampak yang akan diterima kendaraan. Apabila dirasa lubang tersebut terlalu dalam, cobalah untuk mencari area terendah lubang tersebut, dan pastikan ban kendaraan masuk sepenuhnya ke dalam lubang.

Namun, jika pengemudi memilih untuk bermanuver dan menghindari lubang, jangan lupa untuk tidak melakukannya secara mendadak. Perhatikan kondisi lalu lintas, mulai dari kendaraan di belakang, sampai kendaraan yang sedang melaju dari arah yang berlawanan. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kecelakaan yang bisa terjadi saat pengemudi melakukan manuver secara mendadak.

Hindari Dinding Ban Tergesek Pinggiran Lubang

Jika harus melewati lubang, maka pastikan bahwa telapak ban masuk secara merata ke dalam lubang. Hal ini berguna untuk menghindari ban yang masuk lubang terlalu ke pinggir, sehingga dinding ban akan tergesek pinggiran lubang. Hal ini cukup penting, karena sebagian jenis ban tidak mendesain dinding ban sekuat bagian telapaknya. Sehingga ketika ban bergesekkan dengan pinggir lubang, ban akan mudah rusak.

Sebisa Mungkin Hindari Genangan

Anda tidak tahu, seberapa dalam genangan tersebut. Apakah bagian dalamnya cukup aman untuk permukaan ban. Apakah tidak sampai mengenai body kendaraan dan seterusnya. Alternatif terbaik adalah menghindarinya. Anda bisa memutar kemudi dan mengarahkan ke badan jalan yang lebih aman. Dalam kondisi seperti ini tentu Anda harus ekstra mengurangi kecepatan kendaraan.

Itulah tips-tips mengemudi di jalan rusak yang bisa kamu coba. Jangan lupa juga untuk memastikan kendaraan dalam keadaan optimal sebelum mulai mengemudi. Hal ini agar kamu dapat mengemudi dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button