LifestyleTerkini

10 Bahasa di Asia Tenggara dengan Penutur Terbanyak

Menjelajahi Keanekaragaman Bahasa di Kawasan Tropis

Rembang, Kalasela.id – Asia Tenggara merupakan kawasan di Benua Asia yang terkenal akan kekayaan budaya dan bahasa. Setiap negara yang berada dalam kawasan ini memiliki bahasa-bahasa mereka sendiri yang khas dan berbeda antara satu dengan yang lain. Bahkan, tak jarang dalam satu negara terdapat lebih dari satu bahasa yang dituturkan oleh jutaan jiwa. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi 10 bahasa di Asia Tenggara dengan penutur terbanyak.

1. Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Indonesia dan bahasa yang paling banyak digunakan di negara ini. Diperkirakan terdapat lebih dari 250 juta penutur bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki banyak pengaruh dari bahasa-bahasa yang digunakan di luar negeri, seperti bahasa Belanda, bahasa Arab, bahasa Sanskerta, bahasa Portugis, dan bahasa Inggris.

Bahasa Indonesia yang awalnya berakar dari bahasa Melayu Riau terus mengalami penyesuaian dan perkembangan hingga menjadi bahasa yang memiliki strukturnya sendiri. Beberapa negara bahkan menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua atau bahasa ketiga. Bahkan di Australia, bahasa Indonesia telah banyak dipelajari.

2. Bahasa Melayu

Bahasa Melayu adalah bahasa resmi Malaysia, Brunei, dan Singapura. Jumlah penutur bahasa Melayu diperkirakan sekitar 77 juta orang. Bahasa Melayu juga merupakan salah satu bahasa yang paling penting dalam sejarah maritim Asia Tenggara, karena menjadi bahasa perdagangan dan komunikasi antara pedagang dari berbagai negara sebelum adanya bahasa Indonesia. Bahasa Melayu memiliki banyak persamaan dengan bahasa Indonesia, namun ada beberapa perbedaan dalam kosakata dan pengucapan.

3. Bahasa Thai

Bahasa Thai adalah bahasa resmi Thailand dan juga bahasa yang paling banyak digunakan di negara ini. Diperkirakan terdapat lebih dari 60 juta penutur bahasa Thai. Bahasa Thai memiliki aksen dan kosakata yang berbeda dari bahasa-bahasa di kawasan lainnya. Bahasa Thai memiliki sejarah yang panjang dan kaya, dan banyak kata dalam bahasa ini berasal dari bahasa Sanskerta dan Pali.

Selain di Thailand, bahasa Thai juga digunakan sebagai bahasa kedua atau bahasa asing di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Laos, Kamboja, dan Malaysia. Bahasa Thailand juga banyak dipelajari oleh orang sebagai bahasa kedua atau ketiga karena kepopuleran Thailand sebagai salah satu pusat destinasi wisata di Asia Tenggara.

4. Bahasa Vietnam

Bahasa Vietnam adalah bahasa resmi Vietnam dan bahasa yang paling banyak digunakan di negara ini. Jumlah penutur bahasa Vietnam diperkirakan sekitar 95 juta orang. Bahasa Vietnam juga memiliki sejarah yang panjang, dan banyak kata dalam bahasa ini berasal dari bahasa Cina.

5. Bahasa Tagalog

Bahasa Tagalog atau bahasa Filipino adalah bahasa resmi Filipina. Jumlah penutur bahasa Tagalog diperkirakan sekitar 100 juta orang. Bahasa ini merupakan bagian dari keluarga bahasa Austronesia dan memiliki sejarah yang panjang dalam perkembangan budaya dan sejarah Filipina.

Bahasa Tagalog memiliki banyak pengaruh dari bahasa-bahasa di sekitar Filipina, seperti bahasa Melayu, bahasa Cina, dan bahasa Spanyol. Beberapa kata bahkan memiliki aksen dan pengucapan yang identik.

6. Bahasa Jawa

Bahasa Jawa adalah salah satu bahasa yang banyak digunakan di Indonesia, terutama di Jawa. Meskipun bukan menjadi bahas resmi negara, bahasa jawa memiliki jumlah penutur sejumlah 85 juta orang. Bahasa Jawa memiliki tingkatan bahasa mulai dari ngoko, krama, dan krama inggil.

Selain tingkatan bahasa, bahasa jawa juga memiliki beberapa dialek yang berbeda di beberapa tempat seperti, Jawa Ngapak, Jawa Timuran, Jawa Keraton, dan dialek lainnya. Bahasa Jawa juga memiliki sejarah yang panjang dan banyak digunakan dalam seni, sastra, dan tradisi Jawa.

7. Bahasa Cebuano

Bahasa Cebuano adalah bahasa yang banyak digunakan di wilayah Visayas dan Mindanao di Filipina. Beberapa Provinsi di Filipina mengenal bahasa ini dengan sebutan bahasa Bisaya.

Pada tahun 2021, jumlah penutur bahasa Cebuano diperkirakan sekitar 25 juta orang di seluruh dunia. Bahasa Cebuano memiliki beberapa dialek yang berbeda, seperti bahasa Cebu, bahasa Bohol, dan bahasa Leyte. Bahasa Cebuano juga banyak digunakan dalam seni, musik, dan sastra di Filipina.

Sebagian besar penutur bahasa Cebuano berada di Filipina, dengan diperkirakan sekitar 21 juta orang yang menggunakan bahasa ini sebagai bahasa ibu mereka. Bahasa Cebuano juga banyak digunakan di luar Filipina, terutama di wilayah Asia Tenggara yang memiliki populasi diaspora Filipina yang besar seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

8. Bahasa Khmer

Bahasa Khmer adalah bahasa resmi Kamboja dan juga bahasa yang paling banyak digunakan di negara ini. Selain di Kamboja, beberapa penduduk di negara lain seperti Vietnam , Thailand, dan Laos juga menjadi penutur bahasa Khmer. Pada tahun 2021, jumlah penutur bahasa Khmer mencapai 17 juta orang di seluruh dunia.

9. Bahasa Myanmar

Bahasa Myanmar atau bahasa Burma merupakan bahasa resmi Myanmar sekaligus menjadi bahasa yang paling banyak digunakan di negara ini. Selain di Myanmar, beberapa komunitas penduduk di negara Thailand dan India juga menggunakan bahasa ini. Menurut Ethnologue, pada tahun 2021 terdapat 34 juta penutur yang menggunakan bahasa Myanmar diseluruh dunia.

Sebagian besar penutur bahasa Myanmar berada di Myanmar, dengan diperkirakan sekitar 33 juta orang yang menggunakan bahasa ini sebagai bahasa ibu mereka.

10. Bahasa Lao

Bahasa Lao atau bahasa Laos adalah bahasa resmi Laos sekaligus bahasa yang paling banyak digunakan di negara ini. Pada tahun 2021, jumlah penutur bahasa Lao diperkirakan sekitar 7 juta orang. Sebagian besar penutur bahasa Lao berada di Laos, dengan diperkirakan sekitar 6,5 juta orang yang menggunakan bahasa ini sebagai bahasa ibu mereka. Sedangkan sisanya merupakan penutur yang berada di negara tettangga seperti Thailand, dan Vietnam. Diperkirakan sekitar 200.000 penutur bahasa Lao yang tinggal di Thailand dan sekitar 50.000 penutur bahasa Lao yang tinggal di Vietnam.

Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi 10 bahasa di Asia Tenggara dengan jumlah penutur terbanyak. Setiap bahasa memiliki sejarah dan keunikan tersendiri, serta memiliki peran penting dalam budaya dan komunikasi di wilayah ini. Semoga artikel ini dapat membantu meningkatkan pemahaman kita tentang keragaman bahasa dan budaya di Asia Tenggara, dan mendorong kita untuk lebih menghargai dan merayakan keberagaman ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button